Kamis, 01 Juni 2023

GANJAR SOWAN LAWAN ABUYA MUHTADI TOKOH ULAMA KHARISMATIK DI BANTEN

Dalam lawatannya ke Provinsi Banten akhir pekan lalu, bakal calon presiden (bacapres) 2024 PDI-P Ganjar Pranowo menyempatkan sowan ke para ulama. Salah satunya ke Abuya Ahmad Muhtadi Dimyathi atau akrab disapa Abuya Muhtadi.

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotul Ulum Cidahu, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang itu dikenal sebagai salah satu sosok ulama besar dan tersohor dari Banten.

"Tentu senang mendapatkan nasihat dari orang tua kita, di mana kita bisa melaksanakan dengan hal-hal yang baik," ujar Ganjar.

Di sana, Ganjar mengaku senang lantaran telah disambut dan dijamu dengan hangat. Keduanya sempat berbincang kurang lebih 30 menit.

Usai berbincang tertutup, Ganjar dan Abuya Muhtadi terlihat duduk bareng di tempat yang sama persis saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) sowan ke Ponpes Roudlotul Ulum. Posisinya juga sama, yakni Abuya Muhtadi di sebalah kanan dan Ganjar di sebelah kiri.

Momen tersebut mengingatkan, saat Presiden Jokowi maju dan terpilih dalam Pilpres 2019 berpasangan dengan Ma'ruf Amin.

"Tentu kita senang mendapatkan banyak nasihat dari orang tua kita. Mudah-mudahan sehat semuanya," kata Ganjar.

Dalam pertemuan tersebut, bacapres berambut putih itu juga menceritakan ke Abuya Muhtadi ihwal kerabat saudaranya yang tinggal di Banten.

"Tentu saja tadi bercerita pada suasana yang sifatnya pribadi dan kekeluargaan. Beliau bertanya keluarga saya, saya berikan informasi. Saya ceritakan saya punya saudara di sini," ucap Ganjar, Senin 29 Mei.

Sebelum sowan ke Abuya Muhtadi, Ganjar juga mengikuti ziarah qubro di Masjid Agung Banten. Di sana, Ganjar juga menerima sambutan dari kiai sepuh Kesultanan Banten, Abuya KH Tubagus Ahmad Syadzili Wasi dan puluhan kiai Kesultanan Keraton Surosowan Banten. 

PARTAI HANURA MAMBARI DUKUNGAN GASAN GANJAR CAPRES, INI ALASANNYA!

Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (OSO) mengungkap alasan partainya mendukung Ganjar Pranowo menjadi calon presiden (capres) di Pemilu 2024. Menurutnya, Ganjar merupakan sosok pekerja keras.

Hal itu disampaikan OSO dalam acara bimbingan teknis (bimtek) anggota DPRD Hanura se-Indonesia dan DPD Hanura Jawa Tengah, di Semarang, Senin (29/5/2023). Acara tersebut turut dihadiri Ganjar Pranowo.

"Tidak ada (keraguan dukung Ganjar). Ganjar ini kan orang kerja, setahu saya ini orang tidak bisa diam (selalu kerja), makanya badannya kurus seperti Pak Jokowi," ujar OSO dalam keterangannya.

1. OSO beberkan proses Hanura putuskan Ganjar sebagai capres 2024

Oso mengeklaim Hanura menjadi partai pertama yang mendukung Ganjar Pranowo setelah dideklarasikan sebagai capres 2024 oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Setelah Megawati mendeklarasikan Ganjar Pranowo pada 21 April 2023, Hanura menggelar rapat dengan ketua DPD Hanura seluruh Indonesia. Dalam rapat tersebut, semua sepakat mendukung Ganjar.

"Itu bukan saya yang putuskan, itu keputusan semua DPD seluruh Indonesia. Bukan saya, saya cuma ikut saja sebagai pemimpin kan harus mendengar omongan dari daerah-daerah," kata OSO.

2. Ganjar sampaikan terima kasih

Dalam kesempatan itu, Ganjar menyampaikan terima kasih kepada Hanura yang telah memberikan dukungan. Menurutnya, PDIP dan Hanura juga telah melakukan konsolidasi terkait capres 2024.

"Tentu ini penghormatan yang luar biasa karena memang sehari setelah pengumuman (capres) PDI Perjuangan, sorenya Hanura menyampaikan itu (dukungan) jadi setelah dukungan diberikan, kami melakukan konsolidasi," ucap Ganjar.

3. Ganjar harap kader antar partai pendukung bisa saling berkoordinasi

Lebih lanjut, Ganjar berharap, kader antarpartai pendukung bisa saling berkoordinasi menyatukan visi dan misi untuk memenangkan Pilpres 2024.

"Kami di acara hari ini juga komunikasi dengan DPP PDI Perjuangan, maka kami datang dan hadir untuk menyatukan semangat, sekaligus ada sharing sessions dari pengalaman yang bisa kita bawa. Mudah-mudahan ini jadi kerja sama antarpartai yang baik untuk kemaslahatan bersama," imbuhnya. 

KPK APRESIASI KETEGASAN GANJAR DALAM PENCEGAHAN KORUPSI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang tegas memberi instruksi kepada jajaran di pemerintah provinsi, terkait pencegahan tindakan korupsi. Terutama, antara pemerintah sebagai regulator dengan pelaku usaha.

Hal itu disampaikan Direktur Antikorupsi Badan Usaha Aminudin KPK saat audiensi terkait Komite Advokasi Daerah (KAD) bersama Gubernur Ganjar Pranowo, di Ruang Rapat Kantor Gubernur Jateng, Selasa (5/4/2022). Aminudin menyebut Ganjar satu-satunya kepala daerah yang berani tegas menginstruksikan jajarannya terkait pencegahan korupsi.

“Instruksinya jelas dari kepala daerah, ini bagus. Saya sangat apresiasi terkait dengan arahan dan pembinaan Pak Ganjar kepada staf di Provinsi Jawa Tengah,” ujar Aminudin.

Dia mengatakan, pelaku tindak pidana korupsi sebenarnya bukan hanya penyelenggara negara. Tapi banyak juga dari para pelaku usaha. Untuk itu, dia datang selain menyampaikan program kerja, namun juga mendorong keberadaan KAD di Jateng.

Dijelaskan, Komite Advokasi Daerah adalah wadah dialog dan diskusi antara pelaku usaha dengan regulator. Tujuannya, untuk membahas atau membicarakan isu-isu, sekaligus terkait pencegahan tindak pidana korupsi di sektor usaha.

“Menurut kami keberadaan KAD ini menjadi sangat penting dalam rangka mencarikan solusi bagi para pelaku usaha, ketika dalam melakukan usaha itu mengalami kendala, dalam konteks ada masalah korupsi di situ,” ujar Aminudin.

Aminudin berterima kasih karena Ganjar merespon dengan baik, dan sudah siap menandatangani SK Gubernur terkait pembentukan KAD di Jateng.

“Saya sangat mengapresiasi respon yang positif dari Pak Gubernur, dan akan segera menindaklanjuti dikeluarkannya SK Gubernur terkait KAD,” tandasnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap dengan keberadaan KAD di Jateng, akan membawa perubahan lebih baik pada pembangunan dan memberikan manfaat untuk masyarakat di Jateng.

“Komite ini kita harapkan nanti bisa menjadi satu forum bersama,  bisa memperbaiki, jangan-jangan regulasinya salah ya kita perbaiki, jangan-jangan SOP-nya keliru kita perbaiki. Kalau semuanya terbuka, usaha mereka akan menjadi berjalan dengan baik, pelaksanaannya fair, dan semuanya jadi enak,” beber Ganjar.

Apalagi berdasarkan catatan dari KPK, kata Ganjar, sektor usaha di bidang infrastruktur, kesehatan, migas, pangan, dan keuangan, rentan terjadi tindak pidana korupsi. Untuk itu, Ganjar menegaskan SK Gubernur tentang KAD Jateng akan segera diteken.

“Untuk pengusaha kalau nanti kita bisa menggunakan komite ini, harapan kita mana yang jelek dari regulasi sampaikan pada kita, kita siap memperbaiki. Tapi kita juga meminta, please dong nggak usah lagi ada suaplah, hitung secara benar agar kualitasnya baik. Contoh dari infrastruktur, kalau hitungannya baik kualitasnya juga baik kan. Kalau nggak ya masyarakat akan mendapatkan kerugian,” tandasnya. 

GANJAR TERIMA PENGHARGAAN PEMBINA PELAYANAN PUBLIK SANGAT BAIK

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memperoleh penghargaan sebagai Pembina Pelayanan Publik kategori Sangat Baik. Penghargaan itu diberikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara RI, Tjahjo Kumolo, di  The Opus Grand Ballroom, Jl. Darmawangsa III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019).

RSUD Tugurejo di Kota Semarang yang merupakan milik Pemprov Jateng juga mendapatkan penghargaan kategori Pelayanan Prima (di atas kategori Sangat Baik). Oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Ganjar diminta paparan di hadapan Tjahjo Kumolo dan para kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Satu materi paparan Ganjar yaitu memutar video pendek tentang dirinya mengunjungi rumah Orang Dengan Gangguan Jiwa bernama Supriyono di Kabupaten Banyumas, pada 29 Oktober 2019 lalu.

“Mengapa cerita ini  saya bawa ke sini? Ini adalah bentuk pelayanan publik yang saat ini sedang saya lakukan bersama kawan-kawan Pemprov Jateng,” kata Ganjar.

Dia mengungkapkan, kedatangannya ke rumah Supriyono itu setelah menerima informasi dari media sosial. Informasi yang diterima menyebutkan bila Supriyono dikurung oleh orang tuanya karena menderita gangguan jiwa.

“Kalau dulu, mungkin untuk laporan seperti ini membutuhkan prosedur berbelit-belit. Tetapi zaman sudah terus bergerak, aduan masyarakat lewat media sosial pun kami tindaklanjuti dan respon secepatnya,” ujar orang nomor satu di Jateng ini.

Dari cerita Supriyono yang akhirnya dibawa dan diobati ke rumah sakit jiwa itu, Ganjar menambahkan bila pelayanan publik harus mengikuti perkembangan zaman. Aspek yang perlu diperhatikan dalam pelayanan publik, menurut Ganjar, adalah mudah, murah, cepat, dan tuntas.

“Sekarang era milineal, masyarakat ingin lapor, mengadu, atau bahkan sekadar chit-chat dengan kami lewat medsos. Maka kami harus siap, saat ini aturannya setiap SKPD wajib merespon aduan masyarakat maksimal 1×24 jam. Jika lebih dari 1×24 jam, mereka sudah tahu risikonya,” tegas Ganjar.

Sementara itu, sejumlah kepala daerah di Jawa Tengah juga mendapatkan penghargaan serupa. Di antaranya Banyumas, Cilacap, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Wonogiri.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Tjahjo Kumolo mengatakan, aspek yang dinilai adalah kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana dan prasarana, monsultasi dan pengaduan, inovasi, dan sistem informasi pelayanan publik.

“Kami ingin mempercepat pelayanan di semua sektor, termasuk ingin memberikan izin cepat. Dari data yang kami himpun dari semua provinsi, Jateng dan DIY paling efektif anggarannya,” kata Tjahjo. 

GANJAR TOLAK SEGALA BENTUK HADIAH

Menjadi pejabat publik rentan mendapat gratifikasi. Karenanya, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Siti Atikoh Ganjar Pranowo, bersama suaminya, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, berkomitmen dalam membudayakan antikorupsi dan gratifikasi. Salah satunya dengan selalu membeli pemberian saat kunjungan kerja.

Hal itu diungkapkan Atikoh, dalam acara sosialisasi antikorupsi kepada TP PKK se-Jawa Tengah, secara hybrid, dari Aula Kantor Inspektorat, Jalan Pemuda, Semarang, Kamis (10/11/2022).

“Sebagai pasangan dan keluarga pasti paham pendapatan dari pasangan kita itu berapa, ketika tiba-tiba bisa beli sesuatu yang lebih itu saatnya mengingatkan,” katanya.

Atikoh menyebutkan, keluarga adalah benteng dan ujung tombak untuk pencegahan korupsi. Menurutnya, bicara pemberantasan korupsi maka pencegahan harus dimulai dari keluarga.

“Kemudian pendidikan anak usia dini, anak-anak di rumah, juga dibudayakan antikorupsi. Jujur, menjunjung tinggi integritas. Kalau sudah jadi kebiasaan, pasti ketika kita di luar rumah pasti akan berusaha menjaga,” ujarnya.

Atikoh yang juga Ketua Dekranasda Jateng mencontohkan, salah satu budaya antikorupsi dan gratifikasi yang dilakukan adalah saat kunjungan kerja. Misalnya, ketika menghadiri pameran UMKM.

“Biasanya saya dikasih sesuatu, maka saya bilang maaf kalau saya nerima maka saya bayar. Tidak akan membawa barang cuma-cuma,” tegasnya.

Di sisi lain, lanjut Atikoh, cara itu sebagai wujud apresiasi dan nglarisi produk dari UMKM itu sendiri.

“Saya dan Mas Ganjar sudah berkomitmen dari awal bahwa Insya Allah kita mewakafkan diri kita untuk masyarakat di Jawa Tengah. Maka hidup jadi enak dan nyenyak, karena tidak ada tuntutan hedonis,” katanya.

Gubernur Ganjar Pranowo mengapresiasi inisiatif Inspektorat Jawa Tengah menggandeng KPK dan menggelar sosialisasi itu. Menurutnya ini menarik karena targetnya Ibu-Ibu PKK yang kebanyakan juga penyelenggara negara.

“Sehingga harapan kita nantinya mereka akan bisa menjadi benteng di keluarganya untuk saling mengingatkan,” ucapnya.

Ganjar mengatakan, banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk mencegah korupsi dan gratifikasi. Salah satunya dengan segera melaporkan barang pemberian dari siapapun.

“Atau barangkali dengan cara yang lain dengan metode yang lain, ya sudah, kalau anda mau dikasih sesuatu ya dibeli aja. Itu menurut saya cara yang paling bagus,” ujarnya yang juga Ketua Pembina TP PKK Jateng.

Ganjar sejak menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah sejak tahun 2013 menerapkan budaya antikorupsi dan gratifikasi. Disinggung soal implementasinya, Ganjar mengaku hal ini menjadi salah satu kebanggaannya selama memimpin.

“Kawan-kawan melakukan dengan baik dan saya banggakan, dan mungkin tidak terlalu banyak orang perhatian pada itu,” katanya.

Dari hasil pantauannya lewat kontrol publik, Ganjar senang karena saat ini tidak banyak komplain terkait korupsi, gratifikasi, dan istilah lainnya.

“Alhamdulillah sekarang sudah tidak terlalu banyak orang yang komplain itu, masih ada sih beberapa tempat. Kalau di pemprov karena kewenangan saya, pasti saya sikat. Cepat,” tegasnya.

Sementara, Plt Inspektur Jawa Tengah Dhoni Widianto menyampaikan, beragam penghargaan antikorupsi diterima Jawa Tengah dari KPK. Salah satunya pada 2020, menerima penghargaan dalam upaya pengelolaan LHKPN dan pengendalian gratifikasi terbaik. Jateng menjadi juara umum penghargaan antikorupsi dari KPK.

Sejak 2015, Ganjar juga berhasil membawa Jateng mendapat penghargaan kepatuhan gratifikasi. Kemudian pada 2017, Jawa Tengah kembali menerima penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI sebagai Lembaga dengan Tingkat Kepatuhan Pelaporan Terbaik.

Dijelaskan, data Inspektorat Provinsi Jateng selaku Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) mencatat, sejak 2018 ada 14 laporan dengan nilai Rp61.100.000, di 2019 ada 19 laporan gratifikasi dengan nilai Rp10.250.000 dan SGD 1.000, pada 2020 terdapat 11 laporan dengan nilai Rp6.665.000. Sementara di 2021 ada 33 laporan dengan nilai Rp18.357.300, dan hingga bulan Mei 2022 terdapat 20 laporan senilai Rp27.516.000. 

Rabu, 31 Mei 2023

LOGO IKN RESMI DILUNCURKAN, GANJAR SUDAH PASTI MELANJUTKAN

Ganjar Pranowo, calon presiden dari PDIP, siap lanjutkan proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Beliau sudah bertekad untuk meneruskan semua proyek yang dibuat oleh Presiden Jokowi, termasuk IKN. Pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan adalah cita-cita Mantan Presiden Soekarno dan diwujudkan oleh presiden-presiden selanjutnya.

Ganjar Pranowo dipercaya rakyat untuk melanjutkan keberhasilan Presiden Jokowi dalam memimpin Indonesia. Presiden Jokowi berharap Ganjar Pranowo tetap melanjutkan program-program yang sudah digagas sebelumnya demi pembangunan Indonesia. Beliau percaya bahwa Indonesia akan lebih maju karena memiliki pemimpin yang tepat.

Salah satu program yang akan dilanjutkan oleh Ganjar Pranowo adalah pemindahan IKN dari DKI Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan proyek pemindahan IKN merupakan gagasan rancangan Indonesia di masa depan atau future nation. Menurutnya, proyek IKN lebih dari sekadar memindahkan pusat pemerintahan.

Ganjar melanjutkan, 70 persen wilayah IKN berupa area hijau. Kemudian di IKN nanti 80 persen kebutuhan energinya bersumber dari energi terbarukan. IKN merupakan smart city, semua layanan masyarakat lewat teknologi. Saat masyarakat akan membuat akta lahir, akta nikah pakai paperless. Mobil di sana harus mobil listrik.

Kemudian di IKN 80 persen transportasinya autonomous vehicle tanpa awak dan sopir. Menurut Ganjar, dari gagasan dan konsep itu, peluang mewujudkan kemandirian di berbagai sektor semakin terbuka lebar. Lahirnya IKN juga melahirkan tatanan baru, kebutuhan baru, pekerjaan baru dan mindset baru.

Ganjar meneruskan, dalam rangka menuju ke sana (pembangunan IKN), sumber daya manusia harus disiapkan sebaik-baiknya. Sekolah, pondok pesantren, universitas, tempat-tempat kursus, laboratorium, para intelektual harus dioptimalkan. Inilah agenda panjang yang mesti kita kerjakan dengan gotong royong.

Janji Ganjar untuk melanjutkan program Presiden Jokowi akan dipegang teguh jika beliau menjadi Presiden RI tahun depan. Ia bisa dipercaya untuk meneruskan keberhasilan Presiden Jokowi saat memimpin Indonesia. Termasuk proyek pemindahan dan pembangunan IKN Nusantara yang butuh waktu hingga bertahun-tahun ke depan.

Dalam proyek pembangunan IKN dibutuhkan waktu lebih dari setahun, oleh karena itu Indonesia butuh sosok presiden yang berjanji untuk meneruskan mega proyek ini sampai selesai. Meski sudah ada UU IKN, yang berarti ada payung hukum yang kuat, tetapi masyarakat butuh janji dari calon presiden agar ia benar-benar peduli pada IKN. Proyek IKN tidak boleh ditinggalkan begitu saja.

Presiden Jokowi menyatakan bahwa proyek pembangunan IKN akan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Beliau optimis bahwa Ibu Kota Nusantara ini telah dimulai pembangunannya, baik infrastruktur, baik berupa nanti kantor, dan rumah menterinya

Menurut Presiden, proyek pembangunan IKN bukanlah proyek jangka pendek dan akan memakan waktu pembangunan 10 hingga 15 tahun mendatang. Meski demikian, Presiden menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur IKN sudah mulai dikerjakan di lapangan. Masyarakat tidak usah ragu-ragu karena di lapangannya (proyek IKN) sudah bergerak seperti itu.

Jika Presiden Jokowi sudah memprediksi IKN akan selesai dalam 10-15 tahun maka tongkat estafet akan diserahkan ke Ganjar Pranowo, sebagai calon presiden yang berjanji akan melanjutkan pembangunan ibu kota negara. Ganjar saat terpilih ingin jadi pemimpin yang melayani rakyat dan membuat ibu kota yang baru, yang melancarkan stabilitas negara. 

GANJAR DIBERI GELAR GELAR WARGA KEHORMATAN MASYARAKAT SUNDA

Calon presiden (capres) yang diusung PDI-Perjuangan Ganjar Pranowo diberi gelar warga kehormatan masyarakat Sunda. Sejumlah tokoh dan inohong menyematkan panggilan akang dan memberikan baju pangsi Sunda sebagai simbol kehormatan.

Gelar tersebut diberikan oleh sejumlah tokoh dan inohong-inohong Sunda di Saung Angklung Udjo, Kota Bandung, Ahad (14/5/2023). Dalam acara silaturahmi budaya tokoh dan inohong Sunda.

Perwakilan tokoh budaya Sunda Noery Ispandji Firman mengatakan penyematan gelar kehormatan kepada Ganjar Pranowo dilakukan sebab yang bersangkutan pemimpin yang sederhana. Bersahaja dan dekat dengan masyarakat.

"Beliau ramah, dan mencintai rakyatnya sehingga wajar kalau saya sebagai orang Sunda memberikan gelar warga kehormatan kepada beliau," ujarnya.

Ia mengatakan sebutan akang untuk Ganjar Pranowo diberikan kepada tokoh yang lebih tua, terhormat. Selain itu memiliki reputasi yang baik di masyarakat.

Noery pun mengenal Ganjar sebagai sosok yang diterima dengan baik oleh seluruh masyarakat. Ganjar merupakan figur yang sederhana dan memiliki ciri-ciri ksatria.

"Sulit mencari sosok pemimpin yang ramah, mau menyapa rakyat, tidak ada sekat. Ketika menerima kami pun enak diajak bicaranya dan mau menerima masukan-masukan," ungkapnya.

Ganjar Pranowo sendiri melakukan safari politik di Kota Bandung. Ia melaksanakan kegiatan bersama internal Partai PDIP Jabar kemudian bertemu dengan partai lain dan bertemu tokoh masyarakat Sunda di Kota Bandung.

"Saya semakin yakin bahwa keindonesiaan kita itu bisa kita rawat ketika kemudian pendekatan budaya mengutama," ungkapnya. 

EXIT POLL LUAR NEGERI! GANJAR MENANG SATU PUTARAN DI AUSTRALIA & AMERIKA

Viral di grup WhatsApp hasil exit poll Pilpres 2024 dimana pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menang. Ha...