Senin, 02 Oktober 2023

REKAM JEJAK GANJAR PRANOWO LAYAK MAJU CAPRES 2024

Rekam jejak yang dimiliki oleh kader dari PDIP, yakni Ganjar Pranowo serta sederet prestasi serta pengalamannya membuat namanya menjadi sangat layajk untuk maju ke dalam pertarungan kontestasi politik, dan menjadi Calon Presiden pada tahun 2024 mendatang.

Beberapa waktu, setelah sekian lama publik menanti, akhirnya secara resmi Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Seokarnoputri mengusung salah satu kader dari partainya, yakni Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo untuk maju menjadi Calon Presiden (Capres) pada gelaran kontestasi politik, Pemilihan Umum (Pemilu) pada tahun 2024 mendatang.

Memang, sosok yang diusung oleh partai berlogo banteng dengan moncong putih tersebut sama sekali bukanlah sosok yang asing bagi publik. Bagaimana tidak, Ganjar Pranowo sendiri memang bisa dikatakan bahkan dari masa ke masa memang telah menjadi salah satu kader dari PDIP yang seringkali dan kerap tampil dalam panggung politik di Indonesia.

Diketahui pula bahwa Gubernur Jateng yang memang identik dengan rambut putihnya tersebut sebenarnya sudah menjajal dunia politik bahkan sejak PDI Perjuangan dulu masih bernama Partai Demokrasi Indonesia (PDI), yakni pada masa orde baru silam.

Kemudian, Ganjar Pranowo bahkan sempat berhasil melenggang ke Senayan sebagai salah satu Anggota dari Komisi IV di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada tahun periode 2004 hingga 2009. Dirinya membidangi masalah Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan dan Pangan.

Posisinya sebagai wakil rakyat pada periode tersebut, bahkan berhasil diulanginya, yang mana membuktikan bahwa memang sosok yang kini sudah secara resmi maju ke dalam pertarungan Calon Presiden pada Pemilu 2024 dari PDIP itu sangat dipercaya oleh masyarakat berkat kerja kerasnya. Ganjar kembali terpilih sebagai salah satu anggota DPR RI pada Pemilu 2009.

Kala itu, dirinya kemudian menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI, yang mana membidangi Pemerintahan Dalam Negeri, Otonomi Daerah, Aparatur Negara, Pemilu, Pertanahan dan Reformasi Agraria.

Kiprah dari Ganjar Pranowo di luar dunia politik sendiri juga tidak kalah luar biasanya. Dirinya terlibat dalam sejumlah pansus, diantaranya adalah menjadi anggota Pansus Angket Bank Century pada tahun 2009 hingga 2010 dan juga menjabat sebagai Ketua Timwas Century. Tidak sampai di sana, namun namanya juga tercatat sebagai Anggota Pansus Angket Bank Century kembali pada tahun periode 2009 hingga 2013.

Jabatan lain sebagai seorang Pansus yang diemban oleh Capres kader PDIP pada 2024 tersebut juga pernah menjadi Ketua Pansus RUU tentang Partai Politik di DPR RI pada tahun 2007 hingga 2009, dirinya pun menjadi Ketua Pansus tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), DPR, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah di DPR RI 2007 hingga 2009.

Ganjar Pranowo pun sempat menjadi Anggota Badan Legislasi DPR RI 2004-2010, Sekretaris Fraksi PDIP MPR RI 2009-2010, Sekretaris I Fraksi PDIP DPR RI 2007-2009, Wakil Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI 2010-2013. Karir terakhirnya adalah sebagai Gubernur Jawa Tengah selama dua periode sejak 2013 hingga saat ini, dan akhinya diusung oleh PDI Perjuangan untuk maju jadi Capres di 2024 mendatang.

Dirinya pada saat ini masih resmi menjabat sebagai Gubernur Provinsi Jawa Tengah terpilih, yang mana di dalam masa kepemimpinannya, dia berhasil melakukan banyak terobosan dan juga menorehkan banyak prestasi, sehingga memang sudah terbukti bagaimana kapasitas serta kualitas yang dimiliki oleh sosok Ganjar Pranowo.

Beberapa diantara terobosan yang sampai saat ini sangatlah berguna seta membawa banyak sekali kebaikan di Provinsi Jawa Tengah sendiri adalah, salah satunya mengenai pelayanan publik dan juga peningkatan kualitas pemerintahan. Data menunjukkan bahwa wilayah itu semenjak era kepemimpinan Ganjart sendiri kini sudah memiliki sebanyak 28 Mal Pelayanan Publik (MPP). 

DI TANGAN GANJAR, PENDIDIKAN INDONESIA NAIK KELAS

Bakal calon presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo melakukan silaturahmi sekaligus diskusi dengan para kiai dan tokoh lintas agama se-Tangerang Raya di Ponpes Roudlotussalaam, Cimone, Tangerang, Banten, Ahad (24/9/2023).

Dalam kesempatan itu, Ganjar berbincang salah satunya tentang komitmennya dalam memperhatikan kesejahteraan dibidang keagamaan, khususnya guru agama, seperti yang dilakukannya di Jawa Tengah (Jateng) ketika menjabat gubernur dua periode.

Di Jateng, Ganjar memberikan perhatian khusus kepada para guru agama. Bantuan ini diberikan kepada guru agama dari lima agama yang berbeda, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu hingga Buddha.

Menurut Ganjar, guru agama berperan penting dalam mendidik generasi muda demi kemajuan Indonesia. "Semua cerita tentang kesejahteraan, tentang dunia pendidikan keagamaan wabil khusus ponpes mendapatkan perhatian. Saya kasih contoh ketika di Jawa Tengah, kita bantu para guru agama, karena sebagian besar muslim, mungkin guru agamanya lebih banyak, guru agama lain tidak boleh kita tinggalkan. Itu contoh-contoh yang paling konkret," kata Ganjar usai kegiatan.

Pemprov Jateng dibawah kepemimpinan Ganjar, pada tahun 2023 telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 277 miliar untuk memberikan insentif kepada 230.830 guru agama.

Jumlah guru agama yang menerima insentif pada 2023 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 211.455 orang pada 2022.

Ganjar juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk memastikan data guru keagamaan yang menerima insentif valid.

Selain itu, Ganjar juga mendorong kemandirian di pondok pesantren dengan memfasilitasi pelatihan keterampilan untuk peningkatan produktifitas.

"Belum lagi yang produktif, di ponpes mereka punya sekolah vokasi, ekonomi pesantren dikembangkan," kata dia.

Ganjar juga menyatakan komitmennya untuk melibatkan tokoh agama dalam setiap pengambilan keputusaan ketika nanti menjadi Presiden 2024,  seperti yang dilakukannya ketika menjadi Gubernur Jateng.

"Saya kira perlu dalam setiap perencanaan mereka (tokoh agama) perlu dilibatkan, sehingga partisipasi yang merepresentasikan kelompok-kelompok itu kelak kemudian bisa ikut, serta berkontribusi utnuk memberikan masukan dalam pengambilan keputusan, itu penting," kata Ganjar.

Kedatangan Ganjar disambut tokoh agama, Elang Mangkubumi atau akrab disapa Abah Elang. Dalam acara ini, hadir diantaranya pengasuh Ponpes Roudlotussalaam, Cimone, KH. Abdul Mu'thi, pengasuh Ponpes Miftahul Huda, KH. Hasan Basri, Ketua MUI Kota Tangerang, KH. Ahmad Baijuri Khotib, sekaligus Pengasuh Ponpes, Assa'adah, KH Syahru Wardi, KH Mahmudin Abdullah, KH Abdullah Tholib.

Lalu, tokoh agama Budha, Romo Ruby, Tokoh agama Hindu, GST Artha, tokoh agama Tao, Jhoni Tan, Tokoh agama Khonghucu, Herman Suhanda, Tokoh agama Kristen, PDT Ronny Samantimbang dan tokoh lainnya. 

Minggu, 01 Oktober 2023

GANJAR: ULAMA HARUS DILIBATKAN DALAM KEPUTUSAN PENTING NEGARA

Bakal calon presiden Ganjar Pranowo menyatakan ulama harus dilibatkan dalam keputusan penting negara karena memiliki peran dalam penentuan kebijakan demi kesejahteraan jutaan masyarakat Indonesia.

"Banyak persoalan waktu saya jadi gubernur yang selesai dengan bantuan ulama dan tokoh agama. Kalau ada persoalan rumit dan ini membutuhkan perhatian banyak orang, saya selalu bertanya pertama pada tokoh agama dan ulama. Mereka selalu memberikan masukan yang menyejukkan dan itu menyelesaikan persoalan," kata Ganjar usai kunjungan ke K.H. Luqman Hakim dan K.H. Djardjis Al Ishaqi, dua cucu Hadhratussyaikh K.H. Muhammad Utsman Al Ishaqi di Surabaya, Jumat (22/9/2023).

Cara itu, lanjut Ganjar, sangat efektif dalam membantu sukses kepemimpinan-nya selama dua periode menjabat Gubernur Jateng. Dan Ganjar akan tetap mempertahankan hal itu.

"Para ulama dan tokoh agama itu banyak memberikan petuah dan masukan dengan cara yang menyejukkan. Dan ketika berkaitan dengan kemasyarakatan, dengan melibatkan para ulama dan tokoh agama ini, keteduhan muncul. Masyarakat merasa tenang," kata dia.

Pengalaman di Jateng, sambung Ganjar, pelibatan ulama dan tokoh agama memiliki dampak signifikan di masyarakat. Ganjar menuturkan banyak terbantu dengan keberadaan ulama dan tokoh agama di sisinya.

"Dari tingkat kecepatan memutuskan dan keteduhan, para ulama dan tokoh masyarakat ini sangat berperan. Dan itu menjadi modal dasar untuk kita membangun Indonesia. Kan jadi sejuk semua," tuturnya.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Selain itu, pasangan calon juga dapat diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara. 

SURVEI SMRC SIMULASI DI JATIM: GANJAR 44 %, PRABOWO 23%, ANIES BASWEDAN 14,2 %

Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting atau SMRC melakukan simulasi pemilihan tertutup di Jawa Timur terhadap tiga bakal calon presiden Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto.

Hasilnya, Ganjar mendapatkan suara yang paling tinggi di Jawa Timur, dengan raihan 44 persen suara, kemudian disusul Prabowo dan Anies.

"Pilihan pertama Ganjar Pranowo 44 persen, Prabowo Subianto 23 persen, Anies Baswedan 14,2 persen, dan sisanya 18,8 menyatakan belum tahu akan memilih siapa," kata Pendiri SMRC, Saiful Mujani saat memaparkan hasil survei di kanal Youtube SMRC TV, Kamis (28/9/2023).

Dalam simulasi suara tersebut, kata dia, Anies cenderung tidak banyak berbeda dan bahkan lebih rendah dari tingkat nasional.

"Kalau dilihat dari sini, nampaknya suara Anies ini tidak banyak berbeda dengan suara Anies di tingkat nasional, bahkan lebih rendah cenderung," ujarnya.

"Jadi di survei nasional sebelumnya kita menemukan angka di kisaran 16-17 persen, sekarang 14 persen, jadi tidak berbeda secara signifikan," sambunnya.

Sementara  deklarasi Anies dengan bakal calon wakil presidennya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tak membuat suaranya menguat di Jawa Timur.

"Artinya di Jawa Timur, di mana deklarasi itu (Anies-Cak Imin) terjadi, tidak membuat Anies Baswedan menguat. Kira-kira untuk sementara ini di hasil survei 2 September-11 September 2023," ucapnya.

Sebagai informasi, survei tersebut dilakukan secara tatap muka pada 2 September 2023, persis saat deklarasi Anies-Cak Imin (AMIN) dilakukan. Survei berlangsung hingga 11 September 2023.

Seperti diketahui, sejauh ini terdapat tiga bacapres yang telah didukung partai politik.

Mereka adalah Prabowo Subianto yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM), di mana partai pendukungnya yakni Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, Gelora, PBB, dan Garuda.

Kemudian Ganjar Pranowo yang didukung parpol PDIP, PPP, Hanura, dan Perindo.

Serta Anies Baswedan yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), dengan tiga parpol dari parlemen yang mendukungnya yakni Partai Nasdem, PKB, dan PKS.

Namun, di antara ketiga bacapres tersebut, baru Anies yang telah memiliki bakal calon wakil presiden atau bacawapres, yakni Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. 

GANJAR SATU-SATUNYA CAPRES YANG BERANI AKAN MEMBERANTAS KORUPSI

Di depan wali kota se-Indonesia, bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo berjanji akan membereskan masalah korupsi jika terpilih menjadi presiden.

Hal tersebut diungkapkan Ganjar Pranowo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI Asosiasi Pemerintah Kota Se-Indonesia (Apeksi), yang digelar di Upperhills Convention Hall, Jl Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Kamis (13/7/2023).

Menurut Ganjar, pemberantasan korupsi adalah hal utama yang dia bereskan saat terpilih menjadi presiden pada 2024.

"Semua masyarakat setuju adalah hal yang utama yang harus diselesaikan di Indonesia adalah masalah korupsi. Kita serius soal itu," tegasnya.

Karena korupsi itu, lanjut Ganjar, sudah menjadi prioritas utama yang akan diselesaikan. Selain itu, dia berjanji akan melanjutkan pembangunan infrastruktur yang sudah dikerjakan Presiden Jokowi.

"Infrastruktur yang sudah dibangun oleh Pak Presiden Jokowi akan kita bereskan dan tuntaskan tuntaskan," tegasnya.

Selain itu, Ganjar Pranowo berargumen infrastruktur yang sudah dibangun harus memiliki nilai tambah.

"Karena PR terbesar kita saat ini adalah problem ekonomi. Jika kita sudah perbaiki ekonomi, maka masyarakat akan hidup lebih baik," ujarnya.

Di depan wali kota se-Indonesia, bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo berjanji akan membereskan masalah korupsi jika terpilih menjadi presiden.

Hal tersebut diungkapkan Ganjar Pranowo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI Asosiasi Pemerintah Kota Se-Indonesia (Apeksi), yang digelar di Upperhills Convention Hall, Jl Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Kamis (13/7/2023).

Menurut Ganjar, pemberantasan korupsi adalah hal utama yang dia bereskan saat terpilih menjadi presiden pada 2024.

"Semua masyarakat setuju adalah hal yang utama yang harus diselesaikan di Indonesia adalah masalah korupsi. Kita serius soal itu," tegasnya.

Karena korupsi itu, lanjut Ganjar, sudah menjadi prioritas utama yang akan diselesaikan. Selain itu, dia berjanji akan melanjutkan pembangunan infrastruktur yang sudah dikerjakan Presiden Jokowi.

"Infrastruktur yang sudah dibangun oleh Pak Presiden Jokowi akan kita bereskan dan tuntaskan tuntaskan," tegasnya.

Selain itu, Ganjar Pranowo berargumen infrastruktur yang sudah dibangun harus memiliki nilai tambah.

"Karena PR terbesar kita saat ini adalah problem ekonomi. Jika kita sudah perbaiki ekonomi, maka masyarakat akan hidup lebih baik," ujarnya. 

DOA DAN HARAPAN PENYANDANG DISABILITAS UNTUK GANJAR PRANOWO

Siapa bilang disabilitas itu tidak bisa dan tidak mampu. Kami bisa hidup mandiri dan bekerja laiknya orang normal pada umumnya.

Demikian hal ini dikatakan Novita Fitri kepada Ganjar Pranowo saat Capres 2024 itu mengunjungi Badan Unit Usaha Mandiri Pospera Jakarta, Kamis (28/9)

Ganjar kemudian diajak Novita berkeliling melihat kegiatan puluhan penyandang disabilitas tunarungu yang bekerja di tempat itu. Mereka bekerja di berbagai unit usaha, misalnya cuci mobil, bengkel mobil, salon mobil hingga kedai kopi.

"Mereka itu semuanya teman-teman disabilitas tunarungu pak. Meski mereka difabel, tapi mereka bisa bekerja dengan baik dan terampil. Sama dengan orang normal lainnya," jelas Novita menggunakan bahasa isyarat dan kata yang terbata-bata.

Ganjar tersenyum bangga sambil mengacungkan dua jempolnya pada para penyandang disabilitas yang bekerja dengan penuh semangat itu. Ia pun meminta sopirnya agar mobil pribadinya dicuci dan mencicipi kopi buatan barista di kafe yang ada di sana.

"Wah kebetulan ini, tolong mobil saya dicucikan ya. Berapa kalau cuci mobil di sini," tanya Ganjar.

Dengan bahasa isyarat, mereka menjawab bahwa biaya cuci mobil di sana Rp35.000. Dengan semangat para penyandang disabilitas itu mencuci mobil Ganjar. Ganjar melihat dengan senyum bangga, karena mereka bekerja dengan sangat baik dan rapi.

"Kamu keren, makasih ya," ucap Ganjar sambil mengacungkan dua jempolnya.

Setelah itu, Ganjar berkeliling melihat sejumlah unit usaha yang ada di tempat itu. Cukup lama Ganjar berkeliling menyapa para penyandang disabilitas yang sedang bekerja. Setelah itu, Ganjar ngopi bersama dan mendengarkan curhatan para penyandang disabilitas yang berisi doa dan harapan padanya.

Banyak isu yang dibahas dalam obrolan tersebut. Di antaranya, harapan para penyandang disabilitas mendapatkan perhatian dari pemerintah terkait pekerjaan, akses pendidikan, pelatihan dan lainnya. Mereka juga mendoakan Ganjar agar menjadi pemimpin masa depan yang peduli pada kelompok disabilitas.

"Banyak di antara kami yang menganggur karena sulit mendapatkan pekerjaan. Banyak perusahaan yang tidak mau menerima peyandang disabilitas untuk bekerja," kata Reza Fahmi,40, penyandang disabilitas lainnya pada Ganjar.

Padahal lanjut dia, para penyandang disabilitas tidak beda dengan masyarakat lain. Mereka juga bisa bekerja dengan baik seperti lainnya, meski memiliki keterbatasan.

"Kami mengenal pak Ganjar sejak lama dan kami tahu pak Ganjar sangat peduli pada kelompok disabilitas. Kami berharap Pak Ganjar bisa jadi presiden dan bisa memperluas akses disabilitas agar bisa mandiri," pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengapresiasi kelompok disabilitas yang tergabung dalam Badan Usaha Mandiri (BUMI) Pospera yang semangat untuk hidup mandiri. Mereka bekerja dengan giat dan membuktikan bahwa mereka setara.

"Tentu saya mengapresiasi semangat teman-teman yang mau mandiri dan bekerja. Tentu mereka butuh pendampingan, maka negara harus hadir dalam hal ini," jelasnya.

Selain pendampingan, akses pendidikan lanjut Ganjar juga harus diperhatikan. Sudah saatnya, semua sekolah di Indonesia menjadi sekolah inklusi agar bisa menampung kelompok disabilitas mengenyam pendidikan.

"Banyak juga yang mengeluh sulit mendapat pekerjaan. Selain kita latih untuk mandiri seperti ini, sepetinya penting juga negara melakukan tindakan afirmatif. Pemerintah sepertinya harus memaksa pengusaha agar memberikan kuota pekerja bagi teman-teman penyandang disabilitas ini," pungkasnya. 

JOKOWI SUDAH MEMBAYANGKAN SIAPA YANG DILANTIK JADI PRESIDEN

Pernyataan Presiden Joko Widodo dalam Rakernas PDIP, Jumat, 29 September 2023 memiliki isyarat tegas. Keberpihakan dan pilihan Joko Widodo terhadap sosok calon presiden Indonesia terungkap melalui pidatonya.

Hal itu disampaikan oleh Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali, setelah Rakernas PDIP berlangsung. Effendi menyebut bahwa statement Jokowi yang mendukung kinerja Ganjar Pranowo merupakan bukti nyata.

“Joko Widodo sudah langsung menyatakan Pak Ganjar Pranowo,” ujarnya.

Ia pun menyoroti bagaimana Joko Widodo telah memberikan mandat secara langsung untuk pekerjaan Ganjar Pranowo jika terpilih jadi Presiden Indonesia. Sebab dalam pidatonya, Joko Widodo terang-terangan meminta agar Ganjar segera mengerjakan proyek kedaulatan pangan Indonesia.

Melalui pernyataan itu, Effendi menyimpulkan kalau Jokowi memang sudah merestui dan mendorong Ganjar untuk menjadi Presiden Indonesia, untuk meneruskan warisannya. 

“(Jokowi) langsung masuk kepada kedaulatan pangan, jadi sudah terbayang di depan mata ada pelantikan Ganjar Pranowo sebagia presiden ke-8 Presiden Indonesia dan program pertamanya adalah langsung menangani kedaulatan pangan yang memang merupakan kebutuhan dunia,” ungkap Effendi.

Jadi lewat sikap Jokowi tersebut, Effendi berkesimpulan bahwa Presiden Jokowi sudah memiliki bayangan Indonesia di masa depan dengan kepemimpinan yang dipegang oleh Ganjar Pranowo.

“Kalau hari ini dan berdasarkan pada rakernas ini, kita yakin bahwa Bapak Joko Widodo sudah membayangkan yang dilantik jadi Presiden Republik Indonesia ke-8 adalah Ganjar Pranowo,” tegasnya. 

EXIT POLL LUAR NEGERI! GANJAR MENANG SATU PUTARAN DI AUSTRALIA & AMERIKA

Viral di grup WhatsApp hasil exit poll Pilpres 2024 dimana pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menang. Ha...