Senin, 28 Agustus 2023

SURVEI SMRC: GANJAR 35,9%, PRABOWO 33,6%, DAN ANIES 20,4%

SMRC merilis hasil survei terkait Pilpres 2024 31 Juli- 23 Agustus 2023. Tentunya juga termasuk elektabilitas capres.

Dalam simulasi 3 nama, bacapres PDIP Ganjar Pranowo menempati urutan teratas dengan elektabilitas 35,9 persen.

Menguntit di bawahnya ada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan elektabilitas 33,6%. Lalu, Anies Baswedan di posisi ketiga dengan dukungan 20,4%.

"Yang belum tahu atau belum menentukan pilihan 10,1%," demikian petikan survei SMRC dikutip Rabu (23/8).

Secara tren, dibanding survei SMRC 16-23 Juli 2023, elektabilitas Ganjar meningkat cukup tinggi. Sebelumnya di angka 30,8 persen.

Elektabilitas Anies justru menurun meski tidak signifikan. Di survei sebelumnya 21,2 persen, terbaru 20,4 persen.

Angka keterpilihan Prabowo menurun dari 37,8 persen pada survei sebelumnya menjadi 33,6 persen.

Populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Sampel basis 3.710 responden dipilih secara random (stratified multistage random sampling) dari populasi tersebut dengan jumlah yang proporsional. Oversample dilakukan di provinsi-provinsi kecil sehingga jumlah sampel tiap provinsi minimal 100 responden. Total sampel akhir adalah 5.000 responden.

Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 4.260 atau 85%. Sebanyak 4.260 responden ini yang dianalisis. Margin of error survei dengan jumlah sampel tersebut secara nasional diperkirakan +/- 1.65% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling. 

JAWABAN GANJAR PRANOWO UNTUK PERTANYAAN SOAL PETUGAS PARTAI DI PODCAST KAESANG

Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, menanyakan soal sebutan petugas partai yang disematkan kepada Ganjar Pranowo selaku bakal capres untuk Pilpres 2024.

Kaesang bertanya tentang hal itu saat memandu podcast atau siniar Podkaesang Depan Pintu (PDP) yang menghadirkan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut sebagai tamunya.

“Apa pun yang dicalonkan PDIP selalu disangkutpautkan dengan petugas partai,” ujar Kaesang dalam siniar yang diunggah ke akunnya di YouTube pada Jumat (25/8) itu.

Kaesang bertanya kepada Ganjar tentang cara meyakinkan rakyat bahwa bakal capres yang diusung PDIP, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, dan Partai Perindo, itu tidak disetir pihak mana pun.

“Nanti bagaimana di masa kampanye meyakinkan masyarakat kalau itu (sebutan petugas partai, red) sebenarnya memang Pak Ganjar tidak ada siapa pun yang menjadi dalang,” ujar Kaesang.

Ganjar menjawab pertanyaan itu dengan bercerita tentang dirinya dipercaya membacakan Dedication of Life saat PDIP menggelar puncak Peringatan Bulan Bung Karno pada 24 Juni 2023.

Menurut Ganjar, yang menarik dari wasiat Bung Karno itu ialah hidup Proklamator RI tersebut diabdikan untuk bangsa, negara, dan masyarakat.

“Maka dari Bung Karno itu, kemudian kami mendedikasikan yang pertama untuk rakyat,” ucap Ganjar.

Komika Kiky Saputri sebagai co-host siniar itu langsung menimpali jawaban Ganjar.

“Rakyat dulu, Pak?” tanya Kiky. “Ya iya, dong,” ucap Ganjar.

Tokoh kelahiran 28 Oktober 1968 itu menambahkan pengabdiannya sebagai gubernur Jateng selama 10 tahun juga ditujukan kepada rakyat.

“Itu (jabatan gubernur, red) pun sama (untuk rakyat, red),” jawab mantan pimpinan Komisi II DPR tersebut.

Saat memandu siniar itu, Kaesang mengenakan kaus hitam bergambar wajah Ganjar yang didominasi kelir merah. Gambar itu juga dilengkapi tulisan ‘Ganjar’ secara vertikal pada bagian wajah, dan Tugiman di  bawahnya.

Pada kaus itu juga terdapat tulisan “Tuanku ya Rakyat, Gubernur cuma mandat” yang menjadi tagline atau slogan akun Ganjar Pranowo di media sosial.

Ganjar menegaskan dirinya menulis slogan itu justru sudah lama, bahkan sebelum menjadi gubernur Jateng. “Sejak saya di DPR, lo,” tuturnya.

Menurut Ganjar, slogan itu juga sebagai caranya menempatkan diri sebagai orang yang diserahi jabatan. “Sebagai kader, ya, orang siap menduduki jabatan apa pun, tetapi yang pertama harus (untuk) rakyat,” kata Ganjar. 

IKUTI JOKOWI, GANJAR BACAKAN 'DEDICATION OF LIFE' SOEKARNO

Ganjar Pranowo membacakan 'Dedication of Life' Soekarno di hari puncak Peringatan Bulan Bung Karno, Sabtu (23/6/2023). Ganjar mengatakan itu dengan penuh semangat.

Hal ini pernah juga dilakukan Jokowi pada Rakernas PDIP tahun 2013 di Jakarta. Saat itu, Jokowi masih menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Ganjar yang masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, membacakan 'Dedication of Life' yang merupakan surat atau wasiat Soekarno dengan maksud mengajak rakyat melakukan pengabdian kepada Tuhan, Tanah Air, dan Kepada Bangsa.

Ganjar dari mimbar utama Gelora Bung Karno, membacakan Dedication of Life dengan penuh khidmat.

"Saya adalah manusia biasa. Saya dus tidak sempurna. Sebagai manusia biasa saja tidak luput dari kekurangan dan kesalahan. Hanya kebahagiaanku ialah dalam mengabdi kepada Tuhan, kepada Tanah Air, kepada Bangsa. Itulah 'dedication of life' ku. Jiwa pengabdian inilah yang menjadi falsafah hidupku, dan menghikmati serta menjadi bekal-hidup dalam seluruh gerak hidupku. Tanpa jiwa pengabdian ini saja bukan apa-apa. Akan tetapi dengan jiwa pengabdian ini, saya merasakan hidupku bahagia, dan manfaat. Sukarno, 10 September 1966," kata Ganjar.

Saat pembacaan 'Dedication of Life', suasana Gelora Bung Karno yang sebelumnya terdengar suara gemuruh dari ratusan ribu kader PDIP, seketika hening. Para kader meresapi tiap kata Dedication of Life yang dibacakan Ganjar.

Termasuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden KH Maruf Amin, jajaran 

V menteri dan para ketua umum partai yang hadir menjadi tamu. Saat membacakan 'Dedication of Life', terlihat Ketua DPP PDIP M. Prananda Prabowo berdiri di belakang Ganjar Pranowo juga khidmat saat pembacaan 'Dedication of Life'. 

Minggu, 27 Agustus 2023

SURVEI SMRC: PEMILIH GANJAR LEBIH SOLID DIBANDINGKAN PRABOWO YANG SUKA ADU DOMBA

Direktur Riset Saiful Mudjani Research & Consulting atau SMRC Deni Irvan menyebut soliditas pemilih calon presiden (capres) Ganjar Pranowo lebih stabil dibandingkan capres Prabowo Subianto. Hal tersebut terungkap dalam hasil survei terbaru lembaga tersebut.

"Dari sisi soliditas dukungan, kami melihat ada perbedaan di mana dukungan yang diraih Ganjar itu relatif lebih stabil dibanding dukungan pada Prabowo," kata Deni Irvan dalam diskusi publik di Hotel Arya Duta Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat, 25 Agustus 2023.

Berdasarkan temuan survei SMRC, Deni menyebut soliditas dukungan pemilih Ganjar berada pada angka 72 persen. Sementara Prabowo hanya pada 65 persen. Menurut dia dengan tingkat soliditas yang stabil, maka suara yang diraih saat ini tidak akan beralih ke sosok capres lainnya.

Lebih lanjut, Deni menjelaskan dari hasil survei terungkap Prabowo Subianto mendapat limpahan cukup banyak dari pemilih capres Anies Baswedan. Ia menyebut jika Anies tidak masuk di kontestasi Pilpres 2024, maka pemilih Anies akan bergeser mendukung Prabowo.

"Kenapa itu dalam head to head (Prabowo menang), karena ketika head to head Prabowo itu dapat limpahan cukup banyak dari pemilih Anies," kata Deni.

Sebelumnya, lembaga survei SMRC merilis hasil survei elektabilitas terbaru terkait tren bakal calon presiden pada Pilpres 2024. Dalam simulasi tertutup tiga nama, nama Ganjar Pranowo unggul dari Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dengan poin 35,9 persen.

Pendiri SMRC Saiful Mujani menjelaskan, hasil survei ini didapat dari pertanyaan kepada responden tentang siapa presiden yang akan dipilih jika Pilpres berlangsung sekarang.

“Ganjar mendapat dukungan 35,9 persen, sementara Prabowo 33,6 persen dan Anies 20,4 persen dan yang tidak tahu atau tidak menjawab 10,1 persen,” kata Saiful dalam keterangannya, Kamis, 24 Agustus 2023.

Naiknya elektabilitas Ganjar, kata Saiful, ini terus terjadi dalam dua tahun terakhir. Seperti pada Mei 2021, hasil survei menunjukkan elektabilitas Ganjar masih di angka 25,5 persen dan pada Agustus 2023 menjadi 35,9 persen.

Sementara untuk Prabowo, elektabilitasnya dalam periode yang sama cenderung stagnan dari 34,1 persen menjadi 33,6 persen. Lalu Anies Baswedan cenderung mengalami penurunan dari 23,5 persen menjadi 20,4 persen.

Survei SMRC ini dilakukan pada kurun 31 Juli sampai 11 Agustus 2023. Adapun sampel basis responden yang dipilih secara random berjumlah 3.710. Oversample dilakukan di provinsi-provinsi kecil, sehingga jumlah sampel tiap provinsi minimal 100 responden. Total sampek akhir adalah 5.000 responden.

Responden yang bisa diwawancara secara valid mencapai 4.260 atau 85 persen. Jumlah inilah yang kemudian dianalisis.

Sedangkan margin of error dari survei dengan jumlah sampel tersebut secara nasional diperkirakan kurang lebih 1,65 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, asumsi simple random sampling. 

TEGAS! GANJAR TAK BERI TOLERANSI RADIKALISME: KALAU DIBIARKAN, MEREKA MENGGURITA

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan sikap tegasnya untuk menolak kelompok radikal dan penolak Pancasila di Tanah Air.

Dalam unggahan akun Twitter Sang Gubernur @ganjarpranowo pada Rabu (17/11/2021), dia menuliskan bahwa tidak ada toleransi bagi kelompok tersebut.

"Karena ketika kita biarkan, mereka akan menggurita. Mari sama-sama waspada, mari sama-sama menjaga Indonesia," tulisnya.

Kader PDIP tersebut juga menyertakan video, di mana Ganjar menceritakan ada kasus di Sragen, di mana siswa SMK mengibarkan bendera hitam. Dia pun segera mengejar sang anak.

"Begitu terjadi kasus di Sragen, anak SMK di bawah saya ngibarin bendera hitam, saya kejar anak itu," kata Ganjar.

Dia juga menyebutkan di beberapa sekolah terjadi penolakan hormat bendera. Jika di sekolah terdapat siswa yang menunjukkan sikap radikal, Ganjar meminta pihak sekolah untuk membina.

"Kalau enggak bisa, kita ngobrol saja. Perlu enggak sekolah itu ditutup karena argumentasi penolakannya itu pokoknya tidak boleh hormat bendera?"

Ganjar berpendapat, jika dibiarkan paham radikal akan semakin membesar. Oleh karena itu, dia menegaskan bagi para tenaga pendidik jika ada indikasi menganut paham radikal sedikit saja, yang terlihat dari unggahan di media sosial, maka yang bersangkutan harus mundur.

"Kenapa ini kita lakukan dan musti tegas? Begitu kita toleran, [paham] itu menggurita. Siapa sih yang tidak dimasukin mereka?" ujar Ganjar. 

ANDIKA PERKASA TEGAS DAN LANTANG DUKUNG GANJAR PRANOWO

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa terang-terangan menyatakan mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024.

Andika mengungkapkan bahwa Ganjar adalah sosok yang sangat pantas memimpin Indonesia di 2024.

Hal itu disampaikan Andika dalam wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra.

Wawancara tersebut dilakukan di Studio Tribunnews, Palmerah, Jakarta, Rabu (23/7/2023).

"(Ganjar Pranowo) sangat pantas memimpin Indonesia," kata Andika.

Kemudian saat ditanya soal pandangannya terhadap sosok Anies, Andika mengatakan bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta itu pantas menjadi pejabat negara.

Hal yang sama juga disampaikan Andika saat ditanya tentang sosok Prabowo Subianto.

Diketahui Andika Perkasa sendiri merupakan sosok yang santer dibicarakan sebagai bakal cawapres.

Andika Perkasa juga beberapa kali menyatakan dukungannya kepada Ganjar. 

MENGINGAT KEMBALI KRITERIA PEMIMPIN MENURUT JOKOWI

Joko Widodo mengingatkan masyarakat untuk mencari pemimpin yang benar-benar memikirkan rakyat Indonesia dan bergurau bahwa kualitas itu dapat dilihat dari banyakanya kerutan yang ada di wajah seseorang.

Dalam acara silaturahmi nasional "Nusantara Bersatu" yang digelar oleh gabungan Relawan Jokowi dari berbagai elemen di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu (26/11), Jokowi memberikan pesan kepada calon pemilih menjelang pemilihan presiden 2024.

"Dalam mencari pemimpin ke depan, pemimpin seperti apa yang kita cari? Hati-hati saya titip hati-hati, pilih pemimpin hati-hati, pilih pemimpin yang ngerti apa yang dirasakan oleh rakyat," kata Jokowi saat memberikan sambutan.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memilih sosok pemimpin yang tidak hanya menghabiskan waktu di istana dan tidak banyak menghabiskan waktu dengan berada di tengah-tengah masyarakat.

"Jangan sampai kita memilih pemimpin yang nanti hanya senangnya duduk di istana yang AC-nya dingin. Jangan sampai, saya ulang, jangan sampai kita memilih pemimpin yang senang duduk di istana yang AC-nya sangat dingin," ujarnya.

Jokowi juga berguyon bahwa sosok yang memikirkan rakyat dapat dilihat dari penampilan fisiknya, seperti memiliki banyak kerutan di wajah.

"Keliahtan banyak kerutan di wajahnya karena mikirin rakyat, ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua. Jadi pemimpin yang mikirin rakyat itu keliatan dari penampilannya," tuturnya.

"Kalau wajahnya 'cling' bersih, tidak ada kerutan di wajahnya hati-hati.”

Terakhir, sang presiden juga menitipkan pesan kepada rakyat Indonesia untuk mencari sosok yang mampu memahami keberagaman di Indonesia.

"Yang paling penting mengelola sebuah negara besar seperti Indonesia, pemimpinnya seperti apa? Pemimpin Indonesia, memimpin Indonesia, itu harus menyadari mengenai keberagaman Indonesia karena kita ini macam-macam karena kita ini beragam berbeda-beda semuanya," katanya. 

EXIT POLL LUAR NEGERI! GANJAR MENANG SATU PUTARAN DI AUSTRALIA & AMERIKA

Viral di grup WhatsApp hasil exit poll Pilpres 2024 dimana pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menang. Ha...