Ganjar Pranowo mendorong sosialisasi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) dilakukan lebih masif, dengan sasaran lebih luas. Konten yang disosialisasikan juga harus jelas dan detail, dengan memaksimalkan berbagai media.
Ganjar menerima kunjungan kerja (kunker) Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dalam rangka Sosialisasi Prolegnas RUU Prioritas tahun 2023, Senin (16/1). Di hadapan Baleg DPR RI dan para peserta sosialisasi, Ganjar menyampaikan sejumlah usulan. Agar sosialisasi Prolegnas lebih maksimal dan tak menimbulkan salah informasi di masyarakat.
“Usulan saya yang pertama, ada berapa Prolegnas, terus kemudian kontennya. Jadi masing-masing RUU itu sebenarnya apa yang ada di sana, sehingga masyarakat bisa membahas dan bisa memberikan catatan-catatan penting,” ujar Ganjar.
Menurut dia, sosialisasi tidak cukup hanya digelar satu kali. Harus ada tindak lanjut, khususnya sesuai dengan RUU-RUU yang menjadi prioritas. Termasuk melibatkan pihak-pihak terkait.
“Apakah di daerah ini dibagi ke seluruh hadirin dari kelompok masyarakat, tokoh agama, akademisi, semuanya membaca sehingga bisa memberikan feedback yang bagus,”ujar Ganjar.
Selain itu, Ganjar juga mendorong Baleg DPR RI bisa memaksimalkan berbagai media atau multiplatform media. Tentu dengan konten yang lengkap dan tak sekadar gambaran umum.
Dengan sosialisasi yang baik dan detail, maka kata gubernur dua periode itu, masyarakat bisa memahami lebih komprehensif. Kesadaran masyarakat juga akan makin tinggi. Hal ini tentu akan menghindari pemahaman yang abu-abu terhadap RUU di Prolegnas.
“Ketika orang nanti berangkat dari curiga, itu berbahaya. (Maka) dibuat pointers aja, setiap RUU itu mau ngatur apa sih, itu di naskah ada, akademis biasanya ada,” papar dia.
Sosialisasi Prolegnas hari ini dihadiri Zainudin Maliki sebagai ketua rombongan kunker Anggota Baleg DPR RI. Diikuti para anggota, antara lain Bukhori Yusuf dari Fraksi PKS, Lulu Nur Hamidah dari Fraksi PKB, Endang Maria Astuti dari Fraksi Golkar dan lainnya. Hadir pula perwakilan kelompok masyarakat, mulai akademisi, bidang kesehatan, tokoh agama hingga kelompok yang mewakili perempuan dan anak.
Dalam pertemuan itu, Zainudin Maliki berharap Ganjar menjadi salah satu endorser Prolegnas RUU Prioritas tahun 2023.
“Kami terima kasih karena Pak Ganjar bisa menerima kami langsung dan ke depan sosialisasi akan berjalan dengan baik,” kata Zainudin.
Sebagai informasi, sebanyak 39 Rancangan Undang-Undang (RUU) masuk Prolegnas Prioritas Tahun 2023. Terdiri atas 24 RUU diusulkan DPR RI, 12 RUU usulan pemerintah, dan tiga RUU diusulkan DPD RI. Salah satu yang masuk Prolegnas adalah RUU Kesehatan dan RUU Perlindungan PRT.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar