Jumat, 01 Juli 2022

JOKOWI KUNJUNGI KOMPLEK APARTEMEN YANG HANCUR DI UKRAINA

Setelah mengikuti KTT G7 di Jerman, Presiden Indonesia Joko Widodo melanjutkan kunjungan kerjanya ke Ukraina.

Dari Peron 4 Stasiun Przemyl Glowny, Polandia Presiden Jokowi beserta rombongan memulai perjalanannya menggunakan kreta api luar biasa langsung menuju kota Kyiv, Ukraina.

"Dari stasiun kota Przemysl, Polandia pukul sembilan malam, saya memulai misi perdamain ini dengan menggunakan kereta langsung ke Kyiv, Ibu kota Ukraina," ujar pria yang akrab disapa Jokowi dalam cuitannya di Twitter pada Rabu, 29 Juni 2022.

Kedatangan Jokowi yang mengenakan jaket bomber di Peron 1 Stasiun Central Kyiv disambut oleh pejabat Ukraina setelah melekakun perjalanan selama sebelas jam.

Sebelum menemui Presiden Volodymyr Zelenskyy di Masryinsky, Presiden Jokowi menyempatkan melihat langsung puing-puing reruntuhan kompleks apartemen akibat perang di kota Irpin.

"Di belakang saya ini adalah Apartemen Lipky di Kota Irpin, Ukraina yang hancur akibat perang," ujar Jokowi dari Ukraina melalui akun Twitternya, @jokowi.

Ditemani Wali Kota Irpin, Alexander Grigorovich Markhusin, Jokowi mengungkapkan bahwa telah melihat langsung jalan-jalan, rumah-rumah dan infrastruktur yang usak parah akibat perang Ukraina dengan Rusia.

Jokowi juga berharap perang ini segera usai. Maka langkah menemui presiden Ukraina untuk mendialogkan perdamaian diharapkan bisa berjalan.

"Seya melihat langsung kerusakan rumah-rumah dan infrakstruktur akibat perang. Semoga perang ini segera dihentikan," ujar Jokowi.

Selanjutnya presiden dan rombongan akan berkunjung ke Pusat Ilmiah dan Bedah Endokrin, Transplantasi Organ dan Jaringan Endokrin Ukraina di kota Kyiv.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 39 pasukan khusus pengawal kunjungan Presiden Jokowi ke Ukraina. Terbagi dalam 3 tim.

Tim advance yang telah berada di Kyiv dalam beberapa hari sebelum kunjungan Presiden Jokowi. Kemudian tim inti dan tim penyelamat.

Sebanyak 39 pasukan khusus itu juga akan ikut mengawal rombongan Presiden Jokowi nanti saat berkunjung ke Moskow, Rusia untuk menemui Presiden Vladimir Putin usai dari Kyiv.


 

BANJIR PUJIAN, MOMEN HARU IRIANA JOKOWI PELUK KORBAN PERANG DI UKRAINA

Presiden RI Joko Widodo bersama sang istri, Iriana Jokowi mengunjungi Kyiv, Ukraina, untuk membawa misi perdamaian di negara yang tengah berperang dengan Rusia itu. Jokowi dan Iriana berangkat menggunakan kereta dari Polandia bersama beberapa rombongannya pada 28 Juni 2022.

Di Ukraina, Jokowi dan Iriana tampak mengunjungi beberapa tempat yang terdampak perang dan rumah sakit di sana. Kunjungan Iriana Jokowi ke rumah sakit yang merawat korban perang itu tampak diabadikan dan diunggah ke akun Twitter Jokowi.

"Kami baru saja mendatangi sebuah rumah sakit di pusat kota Kyiv yang merawat para korban perang. Pada kesempatan itu, Ibu Negara secara simbolis menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada Pusat Ilmiah dan Bedah Endokrin, Transplantasi Organ dan Jaringan Endokrin Ukraina," tulis keterangan pada unggahan.

Tak lupa Jokowi juga menyertakan foto momen haru ketika Iriana sedang memeluk salah satu korban perang di sana. Iriana yang mengenakan kaos lengan panjang berwarna biru, hijab putih dan masker penutup wajah tampak berdiri sambil memeluk seorang wanita korban perang di Ukraina.

Wanita korban perang itu terlihat sedang duduk di sebuah kasur dengan ekspresi wajah yang begitu sedih. Keduanya berpelukan cukup erat. Momen haru pertemuan Iriana dan korban perang itu yang kemudian berhasil mencuri atensi netizen.

Hingga saat ini unggahan tersebut telah mendapat 1,2 ribu retweets, 7,4 ribu likes, dan beragam komentar. Tak sedikit yang memuji perlakuan Iriana Jokowi itu.

"Terharu melihat Bu Iriana memeluk menghibur korban perang. Semoga perdamaian segera terwujud dengan usaha diplomasi pak Jokowi," komentar salah seorang netizen.

"Merinding saya melihat Ibu Negara kita dipeluk warga Ukraina...semoga semua team selamat dan kembali ke tanah air dg hasil misi yg sukses...#banggajokowiiriana," tambah netizen lain.

"Saya bangga dengan keberanian ibu Iriana .. wanita pertama kali di dunia yang memasuki negara lagi tegang dengan perang.." tulis komentar lain.

Tak hanya menarik perhatian netizen Indonesia, unggahan tersebut rupanya juga berhasil menarik atensi netizen dunia. Beberapa netizen dari negara lain tampak ikut memberikan komentarnya.

"Terima kasih! Itu sangat berarti untuk setiap rakyat Ukraina," komentar netizen lain pemilik akun Twitter @Good_Bad dalam bahasa Inggris.

KEAKRABAN JOKOWI - BIDEN DI KTT G7 JERMAN

Joko Widodo telah selesai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 G7 yang digelar di Schloss Elmau, Pegunungan Alpen Bavaria, Jerman, pada 27 Juni 2022. Dalam agenda tersebut, Kepala Negara mengikuti sesi konferensi dan sejumlah pertemuan bilateral dengan para pemimpin negara G7 dan negara mitra G7.

Pada dua kegiatan tersebut, tampak keakraban Presiden Jokowi saat berinteraksi dengan para pemimpin dunia.

Dilansir dari siaran pers Sekretariat Presiden, Selasa (28/6/2022), Presiden Jokowi terbang ke lokasi KTT dengan menggunakan helikopter militer tipe Sikorsky CH53 selama lebih kurang 30 menit. Di dalam penerbangan itu, Jokowi duduk berdampingan dengan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi.

Setelah menempuh penerbangan selama 30 menit, Presiden Jokowi tiba di Elmau dan bertemu dengan sejumlah tokoh.

Tokoh itu antara lain Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Presiden Senegal Macky Sall, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva, dan Presiden Bank Dunia David Malpass. Selain itu, Jokowi juga disambut oleh Kanselir Jerman Olaf Scholz.

Dalam sesi penyambutan resmi oleh Kanselir Jerman tersebut, Presiden hadir bersama pemimpin dari negara mitra G7, yaitu Presiden Argentina Alberto Fernandez, Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Senegal Macky Sall, dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa.

Presiden Jokowi selanjutnya melakukan sesi foto bersama. Tampak Kepala Negara berdiri di antara Perdana Menteri Jerman Olaf Scholz dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Saat sesi foto tersebut, Jokowi yang berada di barisan depan tampak akrab bercengkerama dengan Presiden Joe Biden dan PM Jepang Fumio Kishida.

Presiden Biden bahkan sempat merangkul Jokowi. Berikutnya, Presiden melakukan sesi pertemuan G7 yang terdiri dari dua sesi. Pada sesi pertama terlihat Presiden Jokowi kembali berada di antara Perdana Menteri Jerman Olaf Scholz dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

Sesi tersebut mengangkat topik perubahan iklim, energi, dan kesehatan. Lihat Foto Presiden Joko Widodo dan PM India Narendra Modi duduk bersebelahan saat berada di helikopter yang membawa keduanya ke lokasi KTT G7 di Schloss Elmau, Jerman, Senin (27/6/2022).

Pada sesi itu Jokowi memaparkan soal dampak perubahan iklim bagi negara berkembang. Kemudian sesi kedua mengangkat tema isu pangan dunia. Setelah dua sesi itu, Presiden Jokowi juga dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara, antara lain dengan PM India Narendra Modi, PM Kanada Justin Trudeau, Presiden Perancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Olaf Scholz, dan PM Inggris Boris Johnson. Pada pertemuan bilateral dengan Boris Johnson, tampak Jokowi menyambut Johnson di sebuah lounge.

Boris Johnson yang dikenal memiliki gaya komunikasi yang cukup luwes tampak langsung menanyakan kabar Jokowi. "Apa kabar? Sangat senang sekali berjumpa dengan Anda," ujar Johnson sambil tangannya terlihat memukul ringan ke arah lengan Jokowi.

Dalam pertemuan itu, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama bilateral sektor energi terbarukan. Boris Johnson juga mengatakan rencananya untuk bertandang ke Indonesia bulan November mendatang. Usai mengikuti KTT G-7, Presiden Jokowi akan bertolak ke Kyiv, Ukraina, untuk bertemu dengan Presiden Volodymyr Zelenskyy.

  

HASIL DIPLOMASI JOKOWI: INDONESIA-JERMAN SEPAKAT KOLABORASI DI SEKTOR INDUSTRI TEKNOLOGI

Di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi G7 di Jerman, Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Kanselir Jerman, Olaf Scholz (27/06/2022). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas penguatan kerja sama ekonomi dan Presidensi G20 Indonesia.

 “Sebagai ekonomi terbesar di Eropa dan Asia Tenggara, peluang kerja sama ekonomi Indonesia dan Jerman sangat besar. Di sektor energi baru dan terbarukan, dan di sektor industri teknologi tinggi," ujar Presiden Joko Widodo.

 Di sektor energi baru dan terbarukan, Presiden berharap Jerman bisa menjadi mitra dalam mengolah potensi 474 gigawatt sumber energi baru dan terbarukan di Indonesia. Presiden juga mengapresiasi apresiasi “Green Infrastructure Initiative" Jerman dengan komitmen pendanaan sebesar EUR 2,5 miliar selama lima tahun.

 Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Jerman terhadap Presidensi Indonesia di G20. Di tengah situasi dunia yang sangat kompleks dan sulit Presiden berharap Indonesia dan Jerman tetap ingin menjaga G20 agar tetap dapat menjadi katalis pemulihan ekonomi.

 Sebelumnya, Jokowi dan Kanselir Jerman melakukan pertemuan bilateral kedua negara, Jokowi mengatakan bahwa Indonesia dan Jerman sepakat untuk meningkatkan kerja sama di sejumlah bidang, salah satunya di bidang industri 4.0 khususnya percepatan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

 "Telah terdapat MoU antara Kementerian Perindustrian dengan Deutsche Messe Ag dan dengan Infineon Ag yang akan ditandatangani nanti sore. Selain itu, Indonesia akan menjadi partner country Hannover Messe tahun 2023 setelah juga berpartisipasi di pameran industri 4.0 di Hannover Messe di tahun 2022 ini," kata Jokowi dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (16/6/2022).

 Selanjutnya, Indonesia dan Jerman juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang perubahan iklim. Jokowi menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah Jerman dalam pembangunan Green Infrastructure Initiative (GII) senilai 2,5 miliar Euro berupa pembangunan pusat mangrove dunia di Indonesia yang baru saja diresmikan beberapa waktu yang lalu.

 Kemudian integrasi transmisi hijau di Sulawesi Utara senilai 150 juta Euro serta pilot project pengembangan energi geotermal senilai 300 juta Euro.

 "Saya mengajak Jerman menjadi mitra Indonesia dalam mengolah potensi-potensi sumber-sumber energi baru terbarukan di Indonesia," ujarnya.

 Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengundang kontribusi Jerman dan negara-negara G7 untuk bersama-sama berkolaborasi dalam bidang pengetahuan, teknologi, dan akses pendanaan terkait transisi energi yang merupakan prioritas bagi negara-negara G20 dan G7.

 Salah satunya, Kepala Negara mengajak Jerman untuk mendukung pembentukan energy transition financing dan pasar karbon di Indonesia. Jokowi dan Presiden Steinmeier juga membahas peningkatan investasi Jerman di industri berteknologi tinggi, antara lain investasi di sektor kendaraan listrik dari hulu sampai hilir. Kepala Negara mengajak industri Jerman untuk mengembangkan pabrik semikonduktor dan berinvestasi di berbagai kawasan industri hijau di Indonesia.

“Saya mengajak industri Jerman untuk mengembangkan pabrik semikonduktor di Indonesia dan menjadikan industri ini bagian dari rantai pasok cip global, dan untuk berinvestasi di kawasan-kawasan industri hijau di Indonesia. Saya menyampaikan kembali tawaran Indonesia kepada Jerman untuk membangun German Industrial Quarter di salah satu kawasan industri di Indonesia,” ujar Jokowi.

 

KTT G7 Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron

Di sela-sela KTT G7 Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Elmau, Jerman, Senin (27/06/2022).

Kedua pemimpin negara tersebut membahas situasi di Ukraina juga terkait Presidensi G20 Indonesia.

Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas upaya Presiden Macron untuk mewujudkan perdamaian di Ukraina.

“Kita semua paham situasi sangat kompleks. Namun kita perlu terus upayakan penyelesaian secara damai. Jika perang berlanjut, krisis pangan yang terjadi saat ini akan makin memburuk,” ucap Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Prancis terhadap Presidensi G20 Indonesia.

Presiden Macron sampaikan kembali dukungan kuat terhadap presidensi Indonesia dan yakin bahwa G20 akan sukses dan dapat menghasilkan kerja sama konkret.

Terakhir, Presiden Jokowi menyampaikan upaya penguatan bilateral Indonesia dan Prancis, baik di bidang ekonomi maupun di bidang pertahanan dan industri strategis.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Macron yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno.

Adapun KTT G7 ke-48 ini merupakan pertemuan tahunan negara G7 beranggotakan Amerika Serikat, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, dan Perancis. Indonesia hadir sebagai negara mitra G7 sekaligus Presidensi G20. Dalam KTT G7 kali ini, Presiden Jokowi mendorong negara-negara G7 untuk bersama-sama mengupayakan perdamaian di Ukraina dan juga secepat-cepatnya mencari solusi dalam menghadapi krisis pangan dan krisis energi yang sedang melanda dunia.

Tak hanya itu, Jokowi juga membahas Konflik Rusia dengan Ukraina

Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas upaya Presiden Macron untuk mewujudkan perdamaian di Ukraina.

"Kita semua paham situasi sangat kompleks. Namun kita perlu terus upayakan penyelesaian secara damai. Jika perang berlanjut, krisis pangan yang terjadi saat ini akan makin memburuk," ucap Jokowi


  

JOKOWI - MODI LAKUKAN PERTEMUAN BILATERAL BAHAS KRISIS PANGAN

Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi melakukan pertemuan bilateral di sela-sela KTT G7 di Elmau, Jerman, Senin (27/06/2022). Kedua pemimpin membahas upaya penguatan kerja sama di bidang pangan.

“Mengenai kerja sama terkait perdagangan bahan pangan antara dua negara, saya akan minta Menteri Perdagangan Indonesia untuk segera berkomunikasi dengan Menteri Perdagangan India,” ujar Jokowi.

Terkait situasi di Ukraina, Jokowi menyerukan kembali pentingnya perang untuk dihentikan.

“Saya senang Indonesia dan India memiliki posisi yang kurang lebih sama antara lain mendesak penyelesaian secara damai,” ucap Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan kuat India terhadap Jokowisi G20 Indonesia. Indonesia juga akan mendukung penuh Jokowisi G20 India tahun depan.

Turut mendampingi Jokowi Jokowi dalam pertemuan bilateral dengan PM Modi yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno.

Seperti diketahui, Indonesia dan India saat ini sudah melakukan kesepakatan kerjasama.

Adapan dalam pernyataan pers bersama, kedua negara itu meneken sembilan kerjasama, antarpemerintah, di berbagai bidang. Daftar kerjasama itu yakni:

1. Persetujuan mengenai kerja sama dalam bidang pertahanan

2. Kerangka persetujuan tentang kerja sama ekplorasi dan penggunaan antariksa untuk tujuan damai

3. Memorandum saling pengertian mengenai kerja sama teknis di sektor perkeretaapian antara Kementrian Perhubungan RI dan Kementerian Perkeretaapian Republik India.

4. Memorandum saling pengertian mengenai kerja sama ilmu pengetahuan dan teknologi

5. Memorandum saling pengertian mengenai kerja sama teknik di bidang pengembangan kapasitas aparatur sipil negara

6. Memorandum saling pengertian mengenai dialog kebijakan antara pemerintah dan Interaksi antara Lembaga Kajian

7. Memorandum saling pengertian antara BPOM dan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India di bidang regulas produk obat, bahan baku obat, produk biologi dan kosmetik

8. Pernyataan kehendak pembentukan kerja sama antara Provinsi Bali, Indonesia dan Uttarakhand

9. MoU Kerja sama bidang kesehatan.

Tak hanya itu, kesepakatan juga terjadi di non-pemerintah, yakni:

1. Nota kesepahaman antara Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kominfo RI dengan International Institute of Information Tecnology, Bangalore.

2. MoU antara Kadin dan Confederation of Indian Industries (CII).

3. MoU antara PT Pindad (Perser) dengan Bhukanvala

4. MoU antara PT Kable Farma dengan the Himalaya Drug Company

5. Perjanjian kerja sama Twinning Heritage Prambanan dan Tajmahal antara PT Taman Wisata Candi dengan Archeological Survey of India

6. MoU atara museum layang-layang Jakarta dengan Kepala Kite Museum Ahmedabad India

Dalam hal ini, Jokowi mengatakan, India merupakan mitra bisnis Indonesia yang cukup strategis di bidang ekonomi. Pasalnya, India merupakan mitra dagang ekspor di Asia Selatan dan Asia Tengah dengan nilai hampir US$ 15 miliar.

Apalagi wisatawan India ke tanah air juga meningkat tajam 28% dengan jumlah hampir 500.000 wisatawan di 2017. Penerbangan Indonesia dan India pun dalam kurun dua tahun meningkat dari tidak ada jadi 28 kali per minggu.

"Kami sepakat ekonomi kedua negara terbuka dan dalam kaitan ini saya mengharapkan kiranya negosiasi regional comprehensive economic partnership dapat selesai tahun ini 2018," ungkap Jokowi, Rabu (30/5).

Tak hanya itu, secara khusus juga Jokowi Jokowi mengundang India untuk investasi di bidang infrastruktur seperti pelabuhan dan industri farmasi, khususnya obat yang tidak dapat diproduksi di Indonesia. Sebab, kedua sektor itu dinilainya India sudah sangat maju, sehingga bisa mentransfer teknologi ke Indonesia.

"Kekokohan hubungan ini bukan saja hanya membawa keuntungan bagi kedua negara tapi juga stabilitas dan kemakmuran kawasan," jelas Jokowi.

Sekadar tahu saja, di 2019 India dan Indonesia akan merayakan 70 tahun hubungan diplomatik. Untuk itu berbagai kegiatan akan dilaksanakan untuk mendekatkan dua negara. Sehingga, Indonesia siap menjalin kerja sama lebih erat dan lebih kuat dengan India.

JOKOWI INGATKAN DUNIA DAMPAK KRISIS PANGAN

Ancaman krisis pangan di depan mata. Krisis pangan yang disebabkan perang antara Rusia dan Ukraina menjadi tantangan tersendiri bagi sejumlah negara tak terkecuali Indonesia.

Joko Widodo (Jokowi) dalam KTT BRICS High Level Dialogue on Global Development mengatakan dunia saat ini tak hanya dihadapkan pada tantangan dari sisi pangan, melainkan juga dari sisi stabilitas keuangan.

Pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun ini diperkirakan turun 1% menjadi 2,6%. Sementara itu, tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDG's juga diyakini akan semakin tertunda secara signifikkan.

"Kita harus bertindak sekarang agar tidak terjadi dekade pembangunan yang hilang," kata Jokowi, seperti dikutip Senin (27/6/2022).

Krisis pangan yang terjadi tak lepas dari dampak perang antara Rusia dan Ukraina yang merupakan produsen dan eksportir komoditas utama dunia. Mulai dari minyak dan gas, pertambangan, hingga pangan banyak berasal dari dua negara tersebut.

Perang telah membuat produksi dan distribusi berbagai komoditas terganggu. Selain itu, banyak pula negara yang melakukan embargo terhadap produk Rusia sebagai bentuk sanksi atas serangan militer ke Ukraina. Alhasil, ini membuat arus komoditas terganggu.

Jokowi sendiri telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pemanfaatan lahan di antara tanaman sawit dengan menanam sorgum, jagung, hingga porang. Jokowi ingin Indonesia tak hanya lolos dari ancaman krisis pangan, namun juga bisa mandiri dan memanfaatkan peluang ekspor.

Pemerintah sendiri berencana untuk melakukan kebijakan redistribusi pupuk bersubsidi yang akan difokuskan pada pupuk urea dan NPK yang selama ini kerap digunakan para petani pada pangan pokok dan komoditas strategis pertanian yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap inflasi.

"Kita harus betul-betul berkonsentrasi terhadap ketersediaan pangan dalam negeri," kata Airlangga.

Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengatakan, pupuk bersubsidi tetap diberikan kepada petani. Menurutnya, produksi pangan nasional diperkirakan lebih stabil seiring dengan kebijakan pemerintah untuk mengamankan pasokan pupuk bersubsidi.

"Apalagi subsidi pupuk adalah bagian dari mekanisme untuk mewujudkan keadilan sosial sesuai amanat konstitusi," kata Daniel.

Daniel mengingatkan perlunya peningkatan pengawasan dan optimalisasi sistem distribusi digital pupuk bersubsidi sehingga kebijakan ini mampu memacu produksi komoditas pangan.

Pasalnya, selama ini tidak sedikit oknum-oknum tertentu melakukan penyalahgunaan wewenang sehingga harga pupuk bersubsidi di tingkat masyarakat masih cukup mahal.

"Syaratnya pemerintah harus benar-benar teliti, jangan salam ambil kebijakan. Salah kebijakan bisa membuat produksi menjadi turun," ujarnya.

Direktur Pupuk dan Pestisida Ditjen PSP Kementerian Pertanian Muhammad Hatta mengatakan pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan pupuk dengan harga yang terjangkau oleh petani.

"Panja Pupuk Bersubsidi dan Kartu Tani Komisi IV DPR RI merekomendasikan pupuk bersubsidi difokuskan pada kebutuhan pangan pokok dan komoditas yang berdampak terhadap inflasi", jelas Hatta.

PT Pupuk Indonesia sendiri telah menjamin produksi pupuk bersubsidi sepanjang tahun ini. Perseroan telah menjamin pasokan bahan baku pupuk terutama Phosphate (DAP dan Rock Phosphate) dan Kalium (KCl), hingga akhir tahun 2022.

Adapun stok pupuk bersubsidi hingga Juni 2022 mencapai 737.970 ton, jauh lebih banyak dibandingkan dengan stok dalam ketentuan minimum. Secara terperinci, stok pupuk Urea 371.823 ton, NPK 257.348 ton, SP-36 26.048 ton, ZA 32.955 ton, dan Organik 45.760 ton.

 

EXIT POLL LUAR NEGERI! GANJAR MENANG SATU PUTARAN DI AUSTRALIA & AMERIKA

Viral di grup WhatsApp hasil exit poll Pilpres 2024 dimana pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menang. Ha...