Jumat, 05 Januari 2024

BALI ALL IN MENANGKAN PASANGAN GANJAR-MAHFUD

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Badung pasang target besar dalam Pemilu 2024. Sebagai partai penguasa di Gumi Keris, khusus di Pilpres partai berlambang banteng ini bahkan menargetkan 95 persen suara untuk pasangan Ganjar-Mahfud.

Tim Kampanye Daerah (TKD) Ganjar-Mahfud Kabupaten Badung mengaku optimis suara 95 persen untuk pasangan capres-cawapres Ganjar-Mahfud bisa tercapai. TKD bersama seluruh jajaran partai dan kader saat ini terus bergerak turun meyakinkan masyarakat untuk memilih Ganjar-Mahfud pada Pemilu 14 Februari 2024. Untuk memenangi Pileg dan Pilpres ini TKD Ganjar-Mahfud Badung mengaku tunduk pada perintah partai.

“Itu perintah partai harus kita jalankan. Maksimal kita jalankan. Jadi kita kerjakan dan jalankan. Ya dengan kerja keras kami yakin pasti menang,” ujar Ketua TKD Ganjar-Mahfud Badung Putu  Parwata di Dalung, Rabu (3/1).

Pihaknya pun siap menerima ganjaran apabila Capres-cawapres yang diusung PDIP sampai keok di kandang banteng Badung.

“Kalau toh pun kami menerima risiko yaitu resiko namanya. Resiko politik kami harus siap. Tidak ada masalah. Yang penting kami sebagai Ketua Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud di Kabupaten Badung siap bergerak. Dan akan kami buktikan,” tegasnya.

Parwata yang juga Sekretaris DPC PDIP Badung ini mengaku saat ini pihaknya makin masif untuk turun ke bawah bertemu masyarakat untuk memenangkan Ganjar-Mahfud.

Berbagai agenda telah disiapkan TKD Ganjar-Mahfud Badung. Mulai dari tingkat masing-masing desa, kemudian kecamatan dan tingkat kabupaten.

“Kami sudah punya sekejul sampai tanggal 10 Februari dan per desa sudah kami gerakan. Sekarang Januari per kecamatan dan terakhir tanggal 5 Februari di kabupaten kita gerakan. Kita akan buktikan kita kerja kita bergerak di Kabupaten Badung,” kata Ketua DPRD Badung ini.

Sebagai target dari kerja keras TKD dan kader partai ini, Parwata meyakini target 95 persen suara untuk pasangan Ganjar-Mahfud pasti tercapai. Kemudian sambung dia para kader dan simpatisan partai tidak ada pilihan kecuali solid dan bergerak bersama untuk meyakinkan seluruh lapisan masyarakat memilih calon dari PDIP.

“Perintah partai semua harus bergerak. Pokoknya target all out, 95 persen,” pungkasnya. 

HANYA GANJAR CAPRES YANG RELA MENGINAP BERSAMA WARGA

Calon presiden 2024, Ganjar Pranowo memiliki kebiasaan menginap di rumah warga. Kebiasaan tersebut sudah dilakukan Ganjar Pranowo sejak menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Bukan tanpa alasan, kebiasaan Ganjar menginap di rumah warga itu bertujuan agar Ganjar bisa lebih dekat melebur bersama masyarakat dan bisa menyerap aspirasi langsung dari mereka.

Guru Besar Komunikasi Universitas Airlangga, Henri Subiakto, menilai apa yang dilakukan Ganjar Pranowo, menunjukan bahwa Ganjar seorang pemimpin yang tidak berjarak dengan masyarakat kecil. Hal itu, berbeda dengan dua pasangan capres yang lain.

“Saya melihat bahwa apa yang dilakukan Pak Ganjar untuk masuk ke rumah-rumah warga yaitu menunjukkan bahwa beliau satu orang yang tidak berjarak dengan masyarakat kecil, masyarakat biasa. Karena memang asal-muasal Pak Ganjar sendiri adalah masyarakat biasa. Karena agak beda dengan capres yang lain maupun cawapres yang lainnya,” kata pakar bidang komunikasi politik ini, Jumat (17/11/2023).

Ia menuturkan, Ganjar Pranowo berasal dari kalangan masyarakat biasa. Ayah Ganjar yang bernama Parmudji Pramudi Wiryo hanyalah seorang polisi purnawirawan dengan pangkat Letnan Satu (Lettu). Sehingga, menurutnya wajar apabila Ganjar dekat dan mudah berbaur dengan masyarakat.

“Dia memang berasal dari masyarakat biasa, maka logis kalau dia juga dekat dengan masyarakat biasa. Dekat dan mencoba untuk memahami denyut keinginan, aspirasi maupun juga ingin mengetahui apa yang dirasakan oleh masyarakat biasa,” katanya.

Kebiasaan Ganjar yang bisa dan selalu dekat dengan rakyat, menurutnya itu sebuah kelebihan seorang pemimpin. Dia mengatakan, apa yang dilakukan Ganjar hampir sama seperti yang dilakukan oleh sahabat Nabi Muhammad SAW, yakni Umar bin Khattab.

“Itu justru kelebihan ya kelebihan seorang pemimpin seperti itu. Kalau Umar bin Khattab kan juga ketika ingin mengetahui apa yang terjadi di masyarakatnya, juga datang ke rumah-rumah penduduk, rumah-rumah masyarakat. Itu telah dilakukan yang bagus dari sisi itu,” ucapnya.

Dia juga menilai, apa yang dilakukan Ganjar menunjukan bahwa Ganjar bukanlah seorang yang tinggi hati, meski Ganjar pernah menjabat anggota DPR-RI dan Gubernur Jawa Tengah, masing-masing selama dua periode, dan kini menjadi calon presiden.

“Ini menunjukkan bahwa beliau bukan orang yang tinggi hati atau tinggi mengambil status, walaupun sekarang calon presiden atau juga pernah jadi gubernur, itu kan tinggi sebenarnya. Tapi dia masih bisa melayani, saya yakin Pak Ganjar juga capek ketemu sama banyak orang itu. Ke rumah-rumah itu pasti capek, tapi dia masih bisa melayani dengan tersenyum, dengan keramahan, itu adalah mekanisme psikologi yang tidak mudah,” jelasnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan Ganjar tidak bisa ditiru oleh calon presiden yang lain. Sebab, apa yang dilakukan Ganjar sudah menjadi kebiasaan, dan Ganjar melakukkanya dengan senang hati. Dibutuhkan energi dan komitmen yang besar untuk bisa melakukan seperti yang dilakukan Ganjar.

“Ya mungkin memang karena beliau suka ya jadinya tersenyum. Tapi kan orang kalau capek kan kadang-kadang juga kesulitan kan seperti itu. Nah, makanya tidak semua capres bisa. Tidak semua capres memiliki energi dan komimen untuk bisa seperti itu,” paparnya.

Henri juga membandingkan dengan capres Prabowo Subianto yang kini sudah berusia 72 tahun. Menurutnya, Prabowo tidak akan bisa melakukan seperti yang dilakukan Ganjar karena faktor usia, dan latar belakangnya berasal dari keturunan ningrat.

“Lihat bagaimana dengan capres yang lain, Pak Prabowo misalnya, yang secara usia juga sudah sangat sepuh, itu pasti energinya tidak akan mampu lagi untuk seperti itu. Apalagi komitmennya, komitmennya memang dari dulu bukan seperti itu, kulturnya nggak seperti itu,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, menurutnya Ganjar merupakan satu-satunya capres yang paling dekat dengan rakyat dan para pendukungnya heterogen. Hal itu dapat dilihat ketika Ganjar melakukan kunjungan ke berbagai daerah. Masyarakat selalu menyambut Ganjar dengan sangat antusias.

“Karena ,terus tentang Pak Ganjar itu sering kali kalau dateng ke masyarakat itu seperti jumpa fans. Fansnya seneng sekali gitu kan jumpa dengan idolanya, Jadi ini bukan hanya sekedar pendekatan sosial, tapi orang yang sudah senang sama Pak Ganjar itu menjadi semakin dekat,” imbuhnya. 

ARUS SURVEI INDONESIA : ANAK MUDA, MILENIAL DAN GEN Z DUKUNG GANJAR-MAHFUD

Arus Survei Indonesia (ASI) merilis hasil survei terbaru mereka pada Rabu (3/1). Survei ini bertajuk 'Pemilih Gen Z: Preferensi Sosial Politik pada Pemilu 2024'.

Hasilnya, paslon 03 Ganjar-Mahfud unggul dari paslon 02 Prabowo-Gibran dan paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

"Ganjar Pranowo-Mahfud MD 34,9%, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 33,1% dan Anies Baswedan-A. Muhaimin Iskandar 26,1%," kata Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif’an, dalam keterangan pers kepada wartawan.

"Sementara undecided voters 5,9%," tambah dia.

Meski begitu, ASI menjelaskan, sebanyak 54,7% pemilih anak muda Gen Z mengaku masih mungkin berubah (swing voters) terhadap pilihannya. Sementara yang mengatakan tidak akan berubah alias strong voters 33,3% dan yang undecided voters 12,0%.

Terkait faktor yang mempengaruhi para Gen Z dalam menentukan pilihannya, ASI menuturkan ada lima faktor utama, yaitu: gagasan dan program kerjanya, kepedulian terhadap rakyat, kecerdasannya, agamanya, dan partai pengusungnya.

Sedangkan karakter pemimpin yang disukai Gen Z adalah merakyat, tegas, pintar, religius, humoris serta serius.

Survei ini dilaksanakan pada 16-21 Desember 2023 secara nasional di 34 provinsi di Indonesia. Populasi survei ini ialah Gen Z, yakni penduduk usia 17-23 tahun.

Survei dilakukan dengan cara telesurvei melalui metode random digit dialing (RDD), yakni teknik penarikan sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening.

Jumlah sampel 1.200 responden, dengan asumsi simple random sampling, maka margin of error (MoE) adalah 2,9 % pada tingkat kepercayaan 95%. 

Kamis, 04 Januari 2024

TAK ADA GANJAR DI IKLAN PDIP! GANJAR SUDAH DIWAKAFKAN UNTUK RAKYAT INDONESIA

Keluarga Besar Ganjar Pranowo di Kabupaten Purworejo, mewakafkan sepenuhnya mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut untuk masyarakat Indonesia. Sedikit pun keluarga tak akan mencampuri urusan pemerintahan jika Ganjar terpilih sebagai Presiden pada Pemilu serentak 14 Februari 2024 mendatang.

Pada Minggu (22/10/2023) keluarga Ganjar menyerahkan rumah dan seluruh isinya kepada relawan. Seluruh relawan dipersilahkan untuk memanfaatkan rumah yang berada di Dusun Aglik Kelurahan Kutoarjo Kecamatan Kutoarjo itu untuk kegiatan pemenangan pasangan Ganjar-Mahfud di Purworejo dan Jawa Tengah.

Prasetyawati Tias Purwani, kakak kandung Ganjar Pranowo di sela kegiatan peresmian rumah bersama tersebut mengaku terharu dengan semangat para relawan di daerah ini. Sejalan dengan hal itu keluarga pun siap menyerahkan sepenuhnya Ganjar Pranomo untuk masyarakat Indonesia.

“Dulu diawal periode beliau menjadi Gubernur Jawa Tengah, kami sudah mewakafkan Ganjar untuk Jawa Tengah. Kali ini beliau mendapat mandat baru dari PDI Perjuangan untuk maju sebagai Presiden RI. Maka pada hari ini kami mewakafkan Ganjar Pranowo untuk Indonesia,” kata Prasetyawati.

Seluruh keluarga besar Ganjar di Purworejo pun telah bersepakat dan berkomitmen untuk tidak mencampuri urusan serta kebijakan pemerintahan jika Ganjar nanti terpilih menjadi presiden.

“Sebagaimana saat beliau dua periode menjadi Gubernur Jawa Tengah, keluarga tidak ikut campur terhadap seluruh kebijakan yang diambil. Saat beliau maju sebagai Presiden kami keluarga besar pun berkomitmen tidak akan ikut campur,” katanya.

Pada kegiatan ini dilaksanakan pula deklarasi dukungan terhadap Ganjar dari sebanyak 17 organ relawan di Purworejo.

“Kami terima dengan sepenuh hati, kami keluarga besar pun akan selalu bersinergi bersama para relawan dalam kegiatan pemenangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Relawan Ganjar Presiden Republik Indonesia (GPRI) Purworejo, Tjahjono pada kesempatan itu mengatakan belasan relawan di Purworejo terus bekerja secara solid. Ia pun kembali menegaskan bahwa relawan yakin 80 persen suara Purworejo untuk kemenangan Ganjar-Mahfud.

“Hari ini seluruh organ relawan di Purworejo hadir pada kegiatan ini. Kami telah berkomitmen, bergerak bersama-sama memenangkan Ganja-Mahfud sebagai presiden dan wakil presiden RI setelah bapak Jokowi,” ujarnya.

Setelah memperoleh rumah dari keluarga Ganjar di Purworejo, dalam waktu dekat rumah relawan itu akan ditempati. Dia berharap rumah ini bisa menjadi pusat pemenangan Ganjar-Mahfud di Purworejo.

“Rumah ini akan menjadi pusat kegiatan para relawan. Mulai dua hari kedepan rumah ini akan kami tempati. Dari sini kami siap kawal kemenangan Ganjar-Mahfud,”pungkasnya. 

TGB SINDIR PASLON YANG HABISKAN RP 450 T HANYA UNTUK SATU PROGRAM, BANDINGKAN DENGAN GANJAR-MAHFUD

Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) menyinggung adanya pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) yang menaksir anggaran negara untuk mewujudkan satu program unggulan sebesar Rp 450 triliun.

Dia lantas membandingkan dengan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang memiliki 21 program unggulan dan ditaksir hanya memakan anggaran sebesar Rp 450-500 triliun.

Kendati demikian, TGB menegaskan bahwa besaran anggaran untuk tiap program masih perlu dimatangkan.

Namun, menurutnya, hal itu tetap mencukupi ruang fiskal atau keuangan negara yang ada, yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Tuan Guru Bajang mencontohkan salah satu program yang dinilai sudah terlihat besaran anggaran yang diperlukan.

Program yang dimaksud yaitu insentif untuk guru pengajian atau pun guru agama.Lebih lanjut, TGB menjelaskan siapa saja kelompok yang bisa menerima program internet gratis Ganjar-Mahfud, yaitu para pelajar hingga pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). 

DICURHATI PETANI DEMAK SULITNYA PEROLEH PUPUK SUBSIDI, INI SOLUSI GANJAR!

Calon presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengunjungi pabrik penggilingan padi di Desa Wilalung, Kecamatan Gajah, Demak. Sekitar seribu petani yang menyambut sebagian menyampaikan sambat ke Ganjar mengenai sulitnya pasokan pupuk.

Ganjar datang ke rumah penggilingan padi itu dengan mengenakan kaos putih kerah dengan sablon kecil ‘SAT SET’ dan gambar tiga jari.

Satu petani asal Desa Mlatiharjo, Kecamatan Gajah, Kustini mengatakan bahwa pupuk alokasinya sulit. Ia meminta tolong kepada Ganjar.

“Minta tolong pak saya itu petani kalau bisa ya pupuknya diperbaiki, soalnya sulit, alokasinya,” kata Kustini kepada Ganjar di lokasi, Selasa (2/1/2024).

Selain itu, ia menuturkan bahwa dirinya menggarap sawah dengan mengandalkan pinjaman bank. Ia utang dengan bayar secara musiman.

“Saya punya utang Rp 50 juta. Sawah saya sudah panen, utang KUR BRI bayarnya 6 bulan sekali,” ujar Kustini.

“Saya bayarnya musiman,” imbuhnya dalam agenda bertajuk Pemutihan Hutang Petani itu.

Senada petani lain, Hindami Hibatul Haqi (23) mengatakan bahwa sulitnya pupuk bagi petani. Lantaran harus menggunakan kartu tani dan dibatasi.

“Selama ini itu sulit, harus pakai kartu tani, dan itu dibatasi oleh agen. Kita itu cuma dapat dikit aja,” terang Hindami.

“Semoga Pak Ganjar jadi Presiden 2024 nanti pupuk cukup pakai KTP aja,” sambungnya.

Menanggapi keluhan dari para petani, Ganjar menuturkan bahwa pasokan pupuk sulit terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Yakni subsidi pupuk tiap tahun terus berkurang.

“Terkait pupuk ini terjadi di Seluruh Indonesia. Subsidinya sudah dikurangi,” terang mantan gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut.

“Jadi kemarin saya sudah keliling Indonesia, perusahaannya sama, karena memang dari tahun ke tahun subsidi pupuk itu dikurangi. Maka akhirnya tidak terpenuhi,” sambungnya.

Capres berusia 55 tahun itu menerangkan, sulitnya akses pupuk bersubsidi tidak saja tersaji di Jateng. “Saya keliling ke seluruh Indonesia dan sudah berbicara kepada tim Ganjar-Mahfud, kalau produksi pertaniannya mau bagus, hasil pertaniannya bagus, biar tidak udah impor. Maka ada kewajiban negara untuk memenuhi kebutuhan pupuk bagi petani,” kata Ganjar, Selasa (2/1).

Ganjar menyampaikan, kartu tani akan dilakukan penghapusan, sehingga proses mendapatkan pupuk bersubsidi hanya dengan menggunakan KTP. Pihaknya berpesan kepada para petani agar menggunakan pupuk tidak berlebihan, selain itu juga meminta untuk menghidupkan kembali KUD.

“Jadi penggunaan pupuk harus berimbang. Kalau perlu hidupkan kembali KUD distribusi pupuk subsidinya lewat KUD, nanti pasti lebih enak,”pungkasnya.

Dalam kunjungannya ke Demak, Ganjar sempat diteriaki presiden serta dihadiahi jambu air oleh salah satu petani. Selain itu, si petani menganggap jika pasangan Mahfud Md ini pantas menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Adalah Hindami Hibatul Hal (23) yang meneriaki Ganjar sebagai presiden dan memberikan jambu air untuknya sebelum meninggalkan lokasi. “Karena Pak Ganjar itu pantas jadi presiden Indonesia,” ucapnya.

Ia menyebut dengan kinerja Ganjar menggratiskan sekolah tingkat menengah atas negeri merupakan program yang bagus. Hal tersebut yang menurutnya Ganjar pantas jadi Presiden 2024.

“Dari sosialisasi Pak Ganjar ke petani di Jawa Tengah, itu suka Pak Ganjar. Sudah terbukti dari bantuan sekolah negeri gratis, Pak Ganjar cocok jadi Presiden Indonesia,” terangnya.

Ia menjelaskan alasan ia memberi jambu air kepada Ganjar. Lantaran merupakan hasil tanam petani wilayahnya dengan harapan bisa mendapatkan pupuk lebih mudah lagi.

“Karena dari hasil tani Desa Boyolali, kita mengenalkan kepada Pak Ganjar, semoga nanti Pak Ganjar bisa menambah pupuk petani di Boyolali dan Jawa Tengah,” tuturnya. 

PECINTA SHOLAWAT DI JAWA TENGAH 100 PERSEN DUKUNG GANJAR-MAHFUD

Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menghadiri Sholawat Kebangsaan Refleksi Tahun Baru 2024 di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (31/12/2023) malam.

Ganjar yang mengenakan jas putih dipadukan kopiah berwarna hitam terlihat tiba di lokasi acara.

Kehadiran Capres yang didukung Partai Perindo ini langsung disambut sholawatan oleh ratusan jamaah yang hadir.

Banyak para jamaah yang langsung memanfaatkan momen kedatangan Ganjar dengan merekam dari gawainya masing-masing. Hal ini terlihat dari siaran langsung di akun tiktok @Ganjar Pranowo.

Mohammad Ali Shodiqin atau akrab disapa Gus Ali Gondrong yang memimpin sholawat juga turut menyambut kedatangan mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

"Ganjar-Mahfud insyaAllah menang," kata Gus Ali Gondrong menyambut kedatangan Ganjar.

Hingga berita ini ditulis, Ganjar bersama Gus Ali Gondrong serta ratusan jamaah terus melantunkan sholawat. Meskipun sempat diguyur hujan, semangat bersholawat pun nampak terlihat tak luntur dikumandangkan para jamaah.

Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menghadiri Sholawat Kebangsaan Refleksi Tahun Baru 2024 di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (31/12/2023) malam.

Ganjar yang mengenakan jas putih dipadukan kopiah berwarna hitam terlihat tiba di lokasi acara.

Kehadiran Capres yang didukung Partai Perindo ini langsung disambut sholawatan oleh ratusan jamaah yang hadir.

Banyak para jamaah yang langsung memanfaatkan momen kedatangan Ganjar dengan merekam dari gawainya masing-masing. Hal ini terlihat dari siaran langsung di akun tiktok @Ganjar Pranowo.

Mohammad Ali Shodiqin atau akrab disapa Gus Ali Gondrong yang memimpin sholawat juga turut menyambut kedatangan mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

"Ganjar-Mahfud insyaAllah menang," kata Gus Ali Gondrong menyambut kedatangan Ganjar.

Hingga berita ini ditulis, Ganjar bersama Gus Ali Gondrong serta ratusan jamaah terus melantunkan sholawat. Meskipun sempat diguyur hujan, semangat bersholawat pun nampak terlihat tak luntur dikumandangkan para jamaah. 

EXIT POLL LUAR NEGERI! GANJAR MENANG SATU PUTARAN DI AUSTRALIA & AMERIKA

Viral di grup WhatsApp hasil exit poll Pilpres 2024 dimana pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menang. Ha...